JOMBANG, KabarJombang.com-Persiapan kawasan bazar dan expo untuk mendukung pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, terus dikebut.
Hingga saat ini Sabtu (25/7/2026), progres pengerjaan area expo telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan rampung sebelum peninjauan dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhir bulan ini.
Area expo sendiri berada di sisi timur kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas. Selain menjadi pusat kegiatan pameran dan bazar, kawasan tersebut juga dipersiapkan sebagai parkir dan ruang publik bagi warga Nahdliyin yang datang dari berbagai daerah.
Penanggung Jawab Parkir dan Expo Muktamar NU ke-35, H. Irfan Karnadi, menjelaskan panitia menyiapkan empat titik lokasi untuk area expo dan parkir.
Tiga titik di antaranya telah siap digunakan, sedangkan satu titik lainnya masih dalam tahap penyelesaian.
“Lahan ini dipersiapkan untuk expo sekaligus parkir. Ada empat titik yang disiapkan panitia lokal. Tiga titik sudah siap, tinggal satu titik yang sedang diselesaikan. Insyaallah minggu ini semuanya sudah siap,” jelasnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (25/7/2026).
Secara keseluruhan, luas area yang disiapkan mencapai sekitar 1,5 hektare. Khusus untuk dua titik utama expo, panitia memperkirakan mampu menampung sekitar 300 hingga 350 stan bagi pelaku usaha.
“Untuk dua titik expo ini kurang lebih bisa menampung sekitar 300 sampai 350 stan,” ujarnya.
Karnadi menegaskan stan bazar terbuka untuk masyarakat umum, termasuk pelaku UMKM dari Jombang maupun daerah lain. Pendaftaran peserta masih dibuka melalui panitia.
Rencananya, kawasan expo mulai beroperasi lebih awal dibanding agenda utama Muktamar. Panitia menargetkan area bazar dibuka pada 22 Agustus sebagai rangkaian pra-Muktamar, sementara pelaksanaan Muktamar berlangsung pada 27–31 Agustus.
Selain menghadirkan bazar UMKM, kawasan expo juga akan diisi berbagai hiburan dan kegiatan untuk masyarakat. Namun, konsep hiburan masih menunggu keputusan final dari PBNU.
“Untuk hiburan masih dalam pembahasan dan menunggu arahan dari PBNU. Sementara ini tugas panitia lokal adalah menyiapkan tempatnya,” kata Karnadi.
Panitia juga menyebutkan bahwa pembahasan mengenai layout final kawasan expo masih berlangsung dan akan segera ditetapkan setelah seluruh persiapan teknis selesai.
Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35, KH Abdurrozaq Sholeh atau Gus Rozaq, mengatakan panitia masih memiliki waktu sampai akhir bulan Juli, untuk menuntaskan seluruh pekerjaan akhir di lokasi yang akan menjadi venue Muktamar.
“Alhamdulillah sangat terjangkau sekali, karena kita masih ada sisa kurang lebih sampai akhir bulan untuk segera menyelesaikan finishing seluruh tempat yang dijadikan venue Muktamar,” ujar Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas tersebut.
Menurut Gus Rozaq, pekerjaan yang saat ini menjadi prioritas adalah pengurukan lahan untuk bazar dan area parkir, serta penambahan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) guna menunjang kebutuhan para peserta dan pengunjung.
“Yang paling krusial saat ini adalah pengurukan untuk bazar, lahan parkir, dan beberapa titik penambahan MCK,” katanya.
Gus Rozaq memastikan pelaksanaan Muktamar tetap memperhatikan kenyamanan masyarakat sekitar.
Selama kegiatan berlangsung, akses menuju kawasan Pondok Pesantren akan disterilkan untuk kendaraan umum.
Para muktamirin akan turun di jalan utama sebelum diantar menuju lokasi menggunakan kendaraan golf car.
Kendaraan yang diperbolehkan masuk hanya milik keluarga ndalem dan tamu VVIP yang telah teridentifikasi. Meski demikian, aktivitas warga sekitar dipastikan tetap berjalan normal.
“Warga tetap bisa beraktivitas seperti biasa, terutama yang bekerja di luar. Jangan sampai pelaksanaan Muktamar ini justru merugikan masyarakat sekitar,” tegas Gus Rozaq.









