PETERONGAN, KabarJombang.com – Pondok Pesantren Darul Ulum (PPDU) Rejoso, Peterongan, Jombang, menunjukkan komitmennya dalam menjaga keberlanjutan pendidikan anak-anak korban bencana alam. Pesantren ini memberikan keringanan hingga pembebasan biaya SPP bagi santri yang berasal dari daerah terdampak bencana, termasuk bagi calon santri tahun ajaran 2026–2027.
Pengasuh PPDU, KH Zaimuddin Wijaya As’ad atau yang akrab disapa Gus Zuem, mengatakan kebijakan tersebut diambil sebagai langkah preventif agar para santri tidak terpaksa berhenti sekolah akibat kondisi ekonomi keluarga yang terguncang pascabencana.
“Pesantren ingin memastikan bahwa musibah tidak menjadi alasan anak-anak kehilangan akses pendidikan,” ujar Gus Zuem.
Dispensasi biaya ini berlaku bagi santri dari wilayah terdampak bencana di berbagai daerah, mulai dari Aceh, Sumatera hingga Jawa Timur, termasuk keluarga yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Santri cukup melampirkan identitas keluarga seperti Kartu Keluarga atau KTP orang tua sebagai bukti domisili.
Tak hanya itu, PPDU juga membuka kesempatan bagi keluarga yang secara domisili berada di luar daerah bencana, namun sumber penghidupannya terdampak langsung. Dalam kasus tersebut, wali santri dapat menyertakan surat keterangan dari tempat kerja.
Menurut Gus Zuem, pembebasan atau pengurangan biaya akan diberikan selama satu semester dan dapat diperpanjang setelah dilakukan evaluasi kondisi wali santri. Kebijakan serupa juga diterapkan bagi calon santri baru, yang akan mendapatkan pembebasan biaya daftar ulang serta keringanan SPP.
Langkah ini, lanjutnya, merupakan bagian dari tanggung jawab sosial pesantren untuk hadir di tengah masyarakat yang tengah berjuang bangkit dari dampak bencana.
“Ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi bentuk empati agar anak-anak tetap memiliki masa depan melalui pendidikan,” tegasnya.
Dengan kebijakan tersebut, Darul Ulum menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik dan keagamaan, tetapi juga pada nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial.









