PERAK, KabarJombang.com – Kecelakaan beruntun yang melibatkan pick-up Daihatsu Grandmax, truk trailer, dan truk Isuzu Elf terjadi di Jalan Raya Desa Perak, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, Minggu (16/11/2025) pukul 18.30 WIB.
Insiden tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat.
Menurut keterangan saksi, kondisi hujan saat kejadian membuat situasi jalan licin. “Kejadiannya sekitar jam 18.30, lokasinya tidak jauh dari Polsek Perak, posisi hujan saat kejadian,” ujar Zainul Arif (29), warga setempat.
Peristiwa bermula ketika pick-up Grandmax bernopol W 8919 NN yang dikemudikan Catur Adipurno (24), warga Dusun Bogorejo, Desa Kalangsemanding, Perak, melaju dari barat ke timur dan mencoba mendahului kendaraan lain dari sisi kiri. Namun ban kiri kendaraan turun dari badan jalan sehingga membuat pick-up oleng dan tidak terkendali.
“Ban kiri kendaraan itu turun dari aspal, lalu langsung oleng,” tambah saksi lain, Huda Febrianto (35), warga Desa Kayen, Bandar Kedungmulyo.
Pick-up kemudian bergerak ke kanan jalur dan menabrak truk trailer dengan nomor polisis L 9913 UO yang dikemudikan M Rokim (40), warga Surabaya, dari arah berlawanan. Benturan keras membuat pick-up terpental ke tengah jalan.
“Benturan pertama membuat pick-up terpental,” jelas Huda.
Sesaat kemudian, pick-up kembali tertabrak truk Isuzu Elf bernopol S 9181 JH yang dikemudikan Miskal (60), warga Banyuwangi, dari arah barat ke timur. Tabrakan beruntun tersebut membuat kabin pick-up ringsek parah hingga para penumpangnya terjepit di dalam kendaraan.
“Kendaraan itu mental lagi dan berhenti dalam kondisi ringsek parah, dua penumpang pikap juga terjepit,” lanjut Huda.
Akibat kejadian itu, pengemudi pick-up Catur Adipurno (24), warga Desa Kalangsemanding, Kecamatan Perak, Jombang dan seorang penumpang bernama Sho’im (56), warga Dusun Bogorejo, Perak, Jombang, meninggal dunia di tempat kejadian. Penumpang lain, Sulaiman (62), yang juga berasal dari alamat yang sama, mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Jombang untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sementara itu, kedua sopir truk, yakni M Rokim warga Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya dan Miskal warga Dusun Tembok, Desa Muncar, Kecamatan Tembokrejo, Kabupaten Banyuwangi, tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.
Proses evakuasi korban berlangsung dramatis karena petugas harus berupaya keras mengevakuasi dua korban yang terjepit dalam kabin pick-up.
“Yang lama itu evakuasinya korban, karena kan terjepit,” ujar Huda.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan adanya dua korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.
Ia menjelaskan penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan. Pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan.
“Benar telah terjadi insiden kecelakaan di Jalan Raya Desa Perak, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, saat ini kami akan periksa kondisi teknis kendaraan dan keterangan para saksi,” jelasnya.
Seluruh kendaraan yang terlibat telah diamankan Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.









