Lewat MPLS, SMPN 2 Mojoagung Tekankan Pentingnya Kesehatan Mental bagi Siswa Baru

Foto : Kegiatan MPLS SMPN 2 Mojoagung yang dipimpin oleh Sugeng Wibowo, M.Pd selaku Kepala Sekolah SMPN 2 Mojoagung. (Istimewa/KabarJombang).
  • Whatsapp

MOJOAGUNG, KabarJombang.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 2 Mojoagung tahun ajaran 2025/2026 mengangkat isu kesehatan mental sebagai salah satu materi utama. Melalui program bertajuk MPLS RAMAH, sekolah ingin menanamkan pentingnya kesadaran diri, pengelolaan stres, dan pembentukan karakter sejak hari pertama siswa masuk sekolah.

“MPLS bukan sekadar pengenalan lingkungan, tetapi juga momentum membentuk karakter anak sejak dini. Materi kesehatan mental sangat penting agar siswa mampu beradaptasi, mengatasi tekanan, dan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh,” ujar Kepala SMPN 2 Mojoagung, Sugeng Wibowo, M.Pd.

Baca Juga

Sugeng Wibowo menambahkan, fungsi pemberian materi hipnoterapis ketika kegiatan MPLS adalah memotivasi anak-anak baik dalam belajar atau bergaul dengan lingkungan sekitar. Lebih dari itu, pemberian materi tersebut mampu menstimulus interaksi siswa baik di dalam lingkungan sekolah maupun lingkungan luar sekolah.

“Materi hipnoterapis mampu memberikan stimulus siswa-siswi agar lebih bisa bersikap dengan baik pada orangtua maupun guru. Selain itu anak-anak bisa berkembang sesuai dengan jamannya dan dia bisa tetap survive,” tambahnya.

Kegiatan MPLS RAMAH dibuka secara resmi pada Senin, 14 Juli 2025, pukul 07.00 WIB, dan diikuti oleh 224 siswa baru yang terdiri dari 120 putra dan 104 putri. Mereka terbagi dalam tujuh gugus kelas. Pembukaan ditandai dengan penyematan kartu peserta MPLS dan pelepasan burung merpati sebagai simbol semangat dan harapan baru.

Sebagai inovasi, SMPN 2 Mojoagung juga menggandeng narasumber dari Pusat Konseling dan Hipnoterapi Indonesia (PKHI) untuk memberikan materi tentang kesehatan mental dan hipnoterapi ringan. Materi tersebut meliputi motivasi belajar, cara bersikap kepada orang lain, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara mental dan sosial. Karena itu kami hadirkan narasumber profesional untuk memberikan wawasan dan dorongan positif bagi siswa,” ucap A’an Setiyarini, S.Pd, Wakasek Kesiswaan SMPN 2 Mojoagung.

Salah satu materi yang menarik perhatian adalah sesi “Eksplorasi Diri” menggunakan metode SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Melalui pendekatan ini, siswa diajak menganalisis potensi diri, mengenali kelebihan dan kelemahan, serta mengaitkan minat mereka dengan pilihan ekstrakurikuler yang tersedia di sekolah.

Hal itu dibuktikan dengan deretan prestasi akademis maupun non akademis yang berhasil diraih oleh siswa-siswi SMPN 2 Mojoagung mulai dari tingkat Kabupaten hingga tingkat Provinsi.

“Alhamdulillah kami sudah berhasil meraih beberapa prestasi seperti, Widi Oktavia Pratiwi masuk final OSN tingkat Provinsi mapel IPS, juara 2 bola voli tingkat Kabupaten, dua atlet putra softball mewakili Jombang dalam kejuaraan Provinsi berhasil juara 3 tingkat Provinsi, dua atlet putri softball mewakili Kabupaten Jombang di kejuaraan Porpov, dan 1 perwakilan atlet bola voli putri dalam ajang kejuaraan Porpov, ” ujar A’an Setiyarini, S.Pd.

Jumat, 18 Juli 2025, sekolah juga menggelar unjuk kebolehan berbagai ekstrakurikuler berprestasi, seperti Pramuka, PMR, Paduan Suara, dan Olahraga. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat siswa untuk aktif berorganisasi dan mengembangkan bakat.

Selama MPLS, siswa juga dikenalkan dengan berbagai pembiasaan khas sekolah, seperti “Pagi Ceria” yang diawali senam pagi dan doa bersama, membaca Juz Amma selama 15 menit, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan teks Pancasila yang dipandu secara sentral setiap pukul 10.00 WIB.

MPLS RAMAH juga menekankan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) yang dilaksanakan oleh seluruh guru dan staf setiap pagi sebagai bentuk sambutan hangat kepada siswa baru.

Selain materi kesehatan mental, topik lainnya yang diberikan meliputi Wawasan Wiyata Mandala, pengenalan visi dan misi sekolah, Profil Pelajar Pancasila, bahaya NAPZA, serta edukasi tentang bahaya judi online.

Rangkaian MPLS RAMAH akan berlangsung hingga 18 Juli 2025 dengan harapan mampu memberikan kesan pertama yang positif dan membentuk fondasi karakter siswa baru secara utuh.

Berita Terkait