SMPN 6 Jombang Gelar MPLS Berkarakter, Tanamkan Disiplin dan Tanggung Jawab pada 224 Siswa Baru

Foto : Upacara pembukaan secara simbolis oleh Kepala SMP Negeri 6 Jombang Agoes Poernomo
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Sebanyak 224 siswa baru mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 6 Jombang yang berlangsung selama lima hari, mulai Senin (14/7/2025) hingga Jumat (18/7/2025). Mengusung Tema “MPLS Berkarakter”, kegiatan ini difokuskan pada pembentukan karakter disiplin, tanggung jawab, dan tata krama di lingkungan sekolah.

Kegiatan MPLS dibuka secara resmi oleh Kepala SMPN 6 Jombang, Agoes Poernomo, melalui sebuah upacara yang berlangsung khidmat. Dalam upacara tersebut, para siswa menuliskan cita-cita mereka di secarik kertas lalu memasukkannya ke dalam balon yang kemudian diterbangkan secara simbolis.

Baca Juga

Wakil Kepala Sekolah, Mr. Sam, menjelaskan bahwa MPLS tidak hanya memperkenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter sejak hari pertama.

“Kami ingin membekali anak-anak bukan hanya soal mengenal guru, teman, atau sistem sekolah. Yang terpenting adalah karakter: bagaimana mereka disiplin, bertanggung jawab, dan beretika sejak dini,” ujarnya, Selasa (14/7/2025).

 

Kegiatan diawali dengan Pra-MPLS pada Jumat (11/7/2025) sebagai tahap persiapan awal. Hari pertama MPLS dimulai dengan apel pembukaan dan pelepasan balon cita-cita, kemudian dilanjutkan dengan perkenalan wali kelas, ice breaking, materi tata tertib, tata krama, dan teknik belajar efektif. Kegiatan ditutup dengan salat berjamaah dan pulang bersama pukul 13.00 WIB.

Mr. Sam menjelaskan bahwa tema “MPLS Berkarakter” sesuai dengan petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan. Tujuannya adalah membekali siswa agar siap secara menyeluruh menghadapi kegiatan belajar mengajar.

“MPLS ini membekali anak-anak untuk mengenal lingkungan, guru, dan materi pelajaran. Kami juga menanamkan kedisiplinan sejak awal, bahkan keterlambatan satu-dua menit pun langsung dibina,” tambahnya.

Pada hari kedua, MPLS diawali apel pagi selama 40 menit untuk evaluasi kegiatan hari sebelumnya, dilanjutkan materi bridging course, yaitu pengenalan awal terhadap mata pelajaran inti. Menurut Mr. Sam, pembentukan karakter seperti disiplin, sopan santun, dan kebersamaan menjadi fokus utama.

“Kami punya budaya 3S: Senyum, Sapa, Salam. Semuanya ditanamkan sejak awal. Anak-anak didampingi OSIS untuk belajar gotong royong mulai dari ke masjid, kelas, hingga toilet,” jelasnya.

Suasana MPLS tahun ini diklaim sangat positif. Para siswa baru terlihat antusias, nyaman, dan tidak mengalami tekanan psikologis.

“Setelah saya keliling kelas, saya lihat semua anak enjoy. Tidak ada tekanan. OSIS juga luar biasa, bisa memandu siswa baru tanpa perlu dikomando,” ujar Mr. Sam.

Sementara itu, Kaur Kesiswaan Ryo Rendra menambahkan bahwa pada Selasa (15/7/2025), siswa kelas 8 dan 9 juga mengikuti pelatihan baris-berbaris (PBB) dari Babinsa Jombang. Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari untuk memperkuat kedisiplinan siswa.

“Untuk kelas 8 dan 9 kami latih dengan PBB oleh Babinsa hingga Jumat. Nantinya, semua siswa bisa pulang bersama,” ungkap Ryo.

Selama kegiatan MPLS, para guru dan kakak pendamping OSIS selalu mengawasi ketertiban dan keamanan siswa baru. Terdapat tiga staf kesiswaan yang bertanggung jawab, yaitu Samian (Wakasek), Dimas (Kaur Kurikulum), dan Ryo Rendra (Kaur Kesiswaan).

“Satu kelas didampingi lima pendamping OSIS. Selain itu, ada tujuh anggota OSIS dari divisi keamanan untuk mengawasi, terutama mengantisipasi gangguan dari siswa kelas atas,” jelas Ryo.

Puncak kegiatan MPLS akan digelar pada Jumat dan Sabtu melalui kegiatan Persami (Perkemahan Sabtu-Minggu). Harapannya, siswa baru benar-benar siap mengikuti proses belajar mengajar serta memiliki karakter yang kuat, disiplin, dan peduli terhadap sesama.

“Dengan pembinaan guru dan kolaborasi TNI-Polri, kami berharap karakter disiplin dan tanggung jawab ini bisa terbawa ke luar sekolah, ke jalan, rumah, dan lingkungan sosial,” pungkas Ryo.

Berita Terkait