Terkait Pabrik Tangguh, Ini Kata Komisi B DPRD Jombang

Junita Erma Zakiyah anggota Komisi B DPRD Kabupaten Jombang. (Foto: Diana KN).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com –  Dampak dari mewabahnya Covid-19 membuat berbagai macam kebijakan Pemkab Jombang, demi keberlangsungan perekonomian di daerahnya.

Salah satunya adalah membentuk  pabrik tangguh untuk langkah pencegahan Covid-19,  terhadap pekerja dalam suatu perusahaan di Jombang.

Baca Juga

Ada sebanyak tiga pabrik tangguh di Jombang. Diantaranya adalah CJI (Cheil Jedang Indonesia), CJF (Cheil Jedang Feed), PT. SGS (Plywood).

Terkait itu, Junita Erma Zakiyah, anggota Komisi B DPRD Jombang mengatakan, memang harus ada pabrik tangguh agar perekonomian di Jombang berjalan terus.

“Kalau kita tidak membuat seperti itu dan abai protokol kesehatan, akibatnya jika ada karyawan yang tertular covid bisa-bisa satu pabrik off, “tuturnya pada KabarJombang.com Rabu (25/8/2020).

Menurut Junita, tentang kondisi pabrik sekarang dengan memberikan contoh CJI. “Bisa dibayangkan CJI dengan jumlah karyawan sekitar 1.700 orang, meskipun dengan penurunan ekspor sampai 50 prosen. Alhamdulillah tidak sampai karyawan di nonaktifkan. Bisa dibayangkan kalau off akan ada pengangguran besar, “jelasnya.

Mengenai kriteria pemilihan pabrik tangguh di Jombang, dirinya mengatakan bahwa itu wewenang pemerintah daerah. Karena memang pada saat ini masih tiga pabrik yang dijadikan kebijakan pabrik tangguh.

Junita yang Politisi PPP itu berharap agar pabrik tangguh di Jombang dilaksanakan dengan sungguh-sungguh demi berputarnya perekonomian di Jombang.

“Yang penting itu protokolnya harus benar-benar dipatuhi biar semua sehat. Kalau sehat semua menjalankan aktifitas bekerja aman. Sebisa mungkin industri di Jombang beroperasi terus, “pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

 

INSTAGRAM

Berita Terkait