Malam Jumat Legi, Tradisi Nyekar Makam Leluhur yang Tetap Lestari di Jombang

Malam Jumat Legi, Tradisi Nyekar Makam Leluhur Tetap Lestari di Jombang
Penjual bunga di wilayah Kabupaten Jombang ramai pembeli saat malam Jumat Legi tiba.KabarJombang.com/Diana Kusuma/
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Sudah menjadi tradisi yang masih dilakukan masyarakat di Kabupaten Jombang melakukan kegiatan nyekar ke makam leluhur di waktu Kamis menjelang sore menuju Jumat Legi (malam Jumat Legi) pada kalender Jawa.

Kegiatan nyekar yang dilakukan diantaranya adalah dengan mendoakan leluhur atau anggota keluarga ditempat dimakamkan beserta bunga setaman yang kerap kali diberikan di atas makam.

Baca Juga

Seperti yang dilakukan oleh Wahyudi warga Kecamatan Jombang yang mengaku setiap malam Jumat Legi berkunjung ke makam keluarga yang telah terlebih dahulu bersemayam dilakukan sejak dulu sebagai tradisi.

“InsyaAllah setiap malam Jumat Legi menyempatkan diri untuk mendoakan anggota keluarga yang sudah meninggal terlebih dahulu. Dan ini sudah ada sejak dulu dilakukan kebanyakan orang dengan tujuan yang sama di makam,” tuturnya pada KabarJombang.com Kamis (16/9/2021).

Selain Wahyudi, Nuri Retno warga Kecamatan Jombang juga masih melakukan tradisi di malam Jumat Legi dengan membeli bunga setaman ditujukan untuk leluhur yang telah bersemayam.

“Sudah tradisi ya, setiap malam Jumat Legi pasti beli bunga untuk nyekar ke makam anggota keluarga yang sudah meninggal,” katanya.

Selain berdoa dan memberikan bunga diatas makam leluhurnya, kegiatan tersebut juga sebagai tradisi yang ada sebagai landasan pengingat bahwa setiap manusia akan mengalami kematian.

“Kegiatan tersebut adalah tradisi sesuai adat yang dijalankan karena kita tinggal di tanah Jawa, kalau dari sisi lain ini sebagai pengingat akan kematian dan semua orang akan melewatinya,” ungkapnya.

Menurut Nuri hal lain yang dapat dilakukan pada malam Jumat Legi adalah dengan meningkatkan keimanan melalui beberapa amalan.

“Jadi yang biasa dilakukan ya nyekar, perbanyak sholawat, terus baca surat yasin begitu kalau saya,” terangnya.

Begitupun dengan kondisi penjual bunga di sekitar wilayah Jombang yang dipenuhi pembeli untuk dilanjutkan atifitas nyekar ke makam leluhur masing-masing, dan beberapa jalan di Jombang dipenuhi dengan penjual-penjual bunga dadakan yamh tak ingin kehilangan momen malam Jumat Legi.

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait