Serba-serbi

Tiga Desain Batik Terbaik Jombang 2026 Diumumkan, Motif Candra Kartika Sabet Juara Pertama

JOMBANG, Kabar Jombang.com– Tiga motif terpilih sebagai pemenang Lomba Desain Batik Kabupaten Jombang 2026. Motif Candra Kartika karya Akhmad Reza Maulana meraih juara pertama, disusul Teratai Lung karya Mayshinta Ilma F. sebagai juara kedua dan Plerok Jombang karya Della Qurota Ayyun sebagai juara ketiga. Pengumuman pemenang dilakukan di Pendopo Kabupaten Jombang, Sabtu (24/10/2026).

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, mengatakan desain batik yang dihasilkan melalui kompetisi tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki daya saing dan nilai ekonomi bagi perajin serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami tidak ingin desain batik Jombang kali ini berhenti sebagai karya lomba semata. Kami ingin karya ini tumbuh menjadi produk yang dipakai, dicintai, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kreativitas harus memiliki jalan untuk tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang nyata bagi perajin dan UMKM Kabupaten Jombang, “ujarnya.

Menurutnya, pengembangan desain batik perlu didukung kolaborasi bersama antara desainer, perajin, industri, dan pasar. Upaya tersebut diharapkan dapat mendorong hasil karya peserta menjadi produk yang dapat dipasarkan, bukan hanya menjadi desain yang dipamerkan dalam perlombaan.

Lomba tersebut menjadi bagian dari rangkaian Jombang Fest 2026 dengan diikuti 20 finalis yang sebelumnya telah melalui proses seleksi. Dalam tahapan final, peserta mempresentasikan konsep desain sekaligus mengaplikasikan motif rancangan mereka pada media totebag.

Penilaian dilakukan oleh tiga juri dengan latar belakang bidang keahlianberbeda-beda. Dr. Karam, S.Pd., M.A., Ph.D., menilai konsep dan kualitas teknis desain. Sugiyono, seniman batik khas Jombang, menilai kerapian dan estetika motif, dan Drs. Imam Gozali A.R., M.Hum., menilai nilai filosofis serta unsur kearifan lokal dalam karya.

Penyelenggaraan lomba melibatkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, khususnya Bidang Perindustrian, bersama Dekranasda Kabupaten Jombang. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk menghubungkan desainer dengan perajin serta mendorong pengembangan desain menjadi produk yang dapat dipasarkan.

Selain lomba, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan program World Cultural Exchange (W-ICA). Sebanyak 10 mahasiswa asing mengikuti audiensi bersama jajaran pemerintah daerah di Swagata, kemudian mengunjungi Galeri Dekranasda untuk mengenal industri kreatif batik warna alam dan kerajinan anyaman pandan.

Leave a Comment
Share
Published by
Wahyu Umattulloh Al'iman