Mengenal Jejak Baden Powell Bapak Pramuka Dunia

Baden Powell, Bapak Pramuka Duni. (Istimewa).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com- Hari ini Senin (22/2/2021) merupakan salah satu hari yang bersejarah bagi perjalanan pramuka dunia. Dan hari ini juga sebagai peringatan ke-164 tahun kelahirannya.

Karena jika kita mempelajari sejarah pendidikan kepramukaan. Kita tidak akan terlepas dari riwayat hidup pendiri gerakan kepramukaan sedunia yakni Lord Robert Baden Powell of Gilwell atau yang dikenal sebagai B-P.

Baca Juga

ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri PUPR
ucapan idul fitri Bappeda Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
iklan bank jombang kredit
ucapan idul fitri BPKAD jombang
ucapan idul fitri BKDPP jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
ucapan idul fitri Disdik jombang
ucapan idul fitri dishub jombang
ucapan idul fitri PKB
ucapan idul fitri kemenag jombang
ucapan idul fitri satpol pp jombang

Baden Powell lahir di Paddington, London, pada tanggal 22 Februari 1857. Dia merupakan anak ke-8 dari 10 bersaudara, dari pasangan Powell dan Henrietta Powell, Ayahnya seorang Professor Geometry di Universitas Oxford.

Kemudian ayahnya meninggal ketika B-P masih berusia tiga tahun. Sehingga keluarganya harus menghadapi kehidupan yang lebih sulit.

Dikutip dari Scout.org, pengalaman B-P yang berpengaruh pada kegiatan kepramukaan hingga saat ini, Di antaranya adalah:

Karena ditinggal bapak sejak kecil, maka mendapatkan pembinaan watak ibunya.

Dari kakaknya mendapat latihan keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olah raga dan lain-lainnya.

Sifat Baden Powell yang sangat cerdas, gembira, lucu, suka main musik, bersandiwara, berolah raga, mengarang dan menggambar sehingga disukai teman-temannya.

Pengalaman di India sebagai pembantu Letnan pada Resimen 13 Kavaleri yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang di puncak gunung serta keberhasilan melatih panca indera kepada Kimball O’Hara.

Terkepung bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan selama 127 hari dan kekurangan makan.

Pengalaman mengalahkan Kerajaan Zulu di Afrika dan mengambil kalung manik kayu milik Raja Dinizulu.

Keberadaan seorang Baden Powell sangatlah berpengaruh, membuat peradaban baru bagi para anggota Pramuka.

Karena mungkin tanpa adanya Baden Powell tidak akan pernah ada Pramuka dan tidak ada kepanduan-kepanduan disetiap negara.

Dibuktikan pada hari ini Baha Pramuka di Indonesia menjadi salah satu organisasi yang masuk ke dalam kurikulum wajib dalam dunia pendidikan.

Selain itu juga sebagai bukti bahwa Gerakan Pramuka diberikan amanah untuk membangun keterampilan, perilaku, budi pekerti, hingga tata krama.

Sejarah Kepramukaan Sedunia

Awal tahun 1908 Baden Powell menulis pengalamannya untuk acara latihan kepramukaan yang dirintisnya. Kumpulan tulisannya ini dibuat buku dengan judul “Scouting For Boys”.

Buku ini cepat tersebar di Inggris dan negara-negara lain yang kemudian berdiri organisasi kepramukaan yang semula hanya untuk laki-laki dengan nama Boys Scout.

Tahun 1912 atas bantuan adik perempuannya, Agnes didirikan organisasi kepramukaan untuk wanita dengan nama Girl Guides yang kemudian diteruskan oleh istrinya.

Tahun 1916 berdiri kelompok Pramuka usia siaga dengan nama CUB (anak srigala) dengan buku The Jungle Book karangan Rudyard Kipling sebagai pedoman kegiatannya. Buku ini bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara di hutan induk srigala.

Tahun 1918 beliau membentuk Rover Scout bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Tahun 1922 menerbitkan buku Rovering To Success (Mengembara Menuju Bahagia).

Buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju ke pantai bahagia.

Tahun 1920 diselenggarakan Jambore Dunia yang pertama di Olympia Hall, London. Dia mengundang Pramuka dari 27 Negara dan pada saat itu Boden Powell diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).

Tahun 1924 Jambore II di Ermelunden, Copenhagen, Denmark. Tahun 1929 Jambore III di Arrow Park, Birkenhead, Inggris. Tahun 1933 Jambore IV di Godollo, Budapest, Hongaria. Tahun 1937 Jambore V di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda. Tahun 1947 Jambore VI di Moisson, Perancis. Tahun 1951 Jambore VII di Salz Kamergut, Austria

Kemudian berlanjut pada tahun 1955 Jambore VIII di sutton Park, Sutton Coldfild, Inggris. Tahun 1959 Jambore IX di Makiling, Philipina. Tahun 1963 Jambore X di Marathon, Yunani. Tahun 1967 Jambore XI di Idaho, Amerika Serikat. Tahun 1971 Jambore XII di Asagiri, Jepang. Tahun 1975 Jambore XIII di Lillehammer, Norwegia. Tahun 1979 Jambore XIV di Neishaboor, Iran tetapi dibatalkan.

Tahun 1983 Jambore XV di Kananaskis, Alberta, Kanada. Tahun 1987 Jambore XVI di Cataract Scout Park, Australia. Tahun 1991 Jambore XVII di Korea Selatan. Tahun 1995 Jambore XVIII di Belanda. Tahun 1999 Jambore XIX di Chili, Amerika Selatan. Tahun 2003 Jambore XX di Thailand.

Dan pada tahun 1914 menulis petunjuk untuk kursus Pembina Pramuka dan baru dapat terlaksana tahun 1919, dari sahabatnya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, beliau mendapat sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat pendidikan Pembina Pramuka dengan nama Gilwell Park.

Tahun 1920 dibentuk Deewan Internasional dengan 9 orang anggota dan Biro Sekretariatnya di London, Inggris dan tahun 1958 Biro Kepramukaan sedunia dipindahkan dari London ke Ottawa Kanada. Tanggal 1 Mei 1968 Biro kepramukaan Sedunia dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss.

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait