Proses pembuatan kacang goreng pasir di Desa Selorejo, Mojowarno, Jombang. (Istimewa)
MOJOWARNO, KabarJombang.com – Di tengah gempuran camilan modern, kacang goreng pasir khas Desa Selorejo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, tetap bertahan dan diminati berbagai kalangan.
Proses produksi yang masih mempertahankan cara tradisional menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.
Salah satu perajin yang konsisten menjaga kualitas tersebut adalah Syaifullah (58), warga Dusun Mlaten. Sejak 1990, ia menekuni usaha kacang goreng pasir dengan metode yang nyaris tidak berubah hingga kini.
Dalam proses pembuatannya, kacang yang masih berkulit terlebih dahulu dijemur hingga kering. Setelah itu, kacang digoreng menggunakan pasir sungai yang telah dipanaskan di dalam wajan besar. Teknik ini menghasilkan rasa gurih yang khas sekaligus tekstur renyah.
“Kami masih memakai pasir sungai dari sekitar sini. Prosesnya dimulai sejak subuh sampai menjelang siang,” ujar Syaifullah pada Senin (23/3/2026).
Ia menjelaskan, penggunaan dua jenis kacang, yakni kacang hibrida dan kacang lokal, juga menjadi pilihan untuk menyesuaikan selera pasar. Menurutnya, masing-masing jenis memiliki karakter rasa yang berbeda.
Dalam sehari, produksi kacang goreng pasir miliknya berkisar antara 50 hingga 90 kilogram pada kondisi normal. Namun, kapasitas tersebut bisa meningkat menyesuaikan permintaan pasar.
Produk kacang goreng pasir buatannya tidak hanya dipasarkan di wilayah Jombang, tetapi juga telah menjangkau sejumlah daerah lain seperti Surabaya, Pasuruan, Sidoarjo, Banyuwangi hingga Jawa Tengah.
Syaifullah menuturkan, kunci utama mempertahankan usaha ini adalah menjaga kualitas rasa dan konsistensi proses produksi.
“Yang penting rasanya tetap sama seperti dulu, itu yang dicari pelanggan,” katanya.
Untuk harga jual, kacang jenis hibrida dibanderol Rp40.000 per kilogram, sementara kacang lokal dijual Rp37.000 per kilogram.
Dengan mempertahankan cara tradisional di tengah perkembangan zaman, kacang goreng pasir Mojowarno membuktikan bahwa produk sederhana tetap memiliki tempat di hati masyarakat luas.
Leave a Comment