Aneh, Batu Lumpang Keluarkan Air Bersih di Mojowarno Jombang

Batu lumpang yang mengeluarkan sumber air di Desa Karanglo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang. (Foto: DianaKN)
  • Whatsapp

MOJOWARNO, KabarJombang.com – Batu lumpung di sebuah kebun dekat rumah Karyono, Dusun Mojokembang, Desa Karanglo, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang ini, unik dan aneh. Batu itu, mengeluarkan air bersih yang tak pernah habis.

Agar tidak rusak oleh tangan jahil, di area batu ini dipagar dengan kayu kiloan seadanya sebagai batas pengunjung. Sebab, batu lumpang unik ini menjadi tontonan warga.

Baca Juga

ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri PUPR
ucapan idul fitri Bappeda Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
iklan bank jombang kredit
ucapan idul fitri BPKAD jombang
ucapan idul fitri BKDPP jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
ucapan idul fitri Disdik jombang
ucapan idul fitri dishub jombang
ucapan idul fitri PKB
ucapan idul fitri kemenag jombang
ucapan idul fitri satpol pp jombang

Suminah, isteri Karyono mengatakan, sebelum ditemukan sumber air yang ada di batu lumpang, area tersebut menjadi lokasi ternak bebek pedaging miliknya. Namun, bebek-bebek peliharaannya itu kerap mati.

“Banyak mati karena tempatnya lembab. Seharusnya kan kering. Padahal nggak ada saluran air,” kata Suminah pada KabarJiombang.com, Minggu (29/11/2020).

Meski begitu, Suminah dan Karyono tak menghiraukannya, dipikirnya bebek mati karena faktor lain. Lambat laun, jumlah bebek ternaknya mati makin bertambah. Hingga kemudian, Karyono menyelidiki penyebab lokasi kandang tenak bebeknya itu lembab. “Saat itulah, suami saya itu melihat ada air naik,” katanya.

Penasaran dengan temuannya itu, Karyono lantas menggali tanah di area air yang didapatinya keluar. Alhasil, air yang naik itu ternyata keluar dari batu lumbang. “Saat itu suami saya masih membiarkannya. Baru sekitar sebulan ini dirawatnya,” sambungnya.

Dirawatnya batu lumpang itu oleh suaminya, kata Suminah, karena memiliki keanehan, yakni mengeluarkan air bersih yang tidak habis meskipun diambil berulang-ulang. “Nggak hanya kami saja yang mengambil airnya itu. Tapi kok ya nggak habis,” ujarnya.

Karena bentuk batu tidak sempurna lantaran terpecah, oleh Karyono batu lumpang tersebut ditambal tanpa merubah bentuk asal batu. “Batunya sudah keropos. Terus sama suami saya ditambal-tambal. Sumber airnya tetap keluar di tengah batu lumpang,” terangnya.

Saat ini, banyak warga yang sudah tahu keanehan batu lumpang tersebut. Ia pun mempersilakan siapapun yang ingin melihat langsung.

“Sudah beberapa warga tahu dan banyak yang ambil airnya. Katanya sih buat pengobatan. Mungkin karena airnya yang keluar itu dinilai aneh. Kalau kami ya silakan aja, nggak apa-apa,” tutupnya.

Berita Terkait