Romantisme TNI Bersama Jurnalis Televisi saat Berbagi Air Bersih di Ujung Kota Santri

TNI Bersama IJTI Korda Majapahit saat memberikan bantuan ari bersih di Dusun Banyuasin, Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang. (FOTO: AAN)

KABARJOMBANG.COM – Kemesraan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kodim 0814/Jombang bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), tampak di pelosok Kabupaten Jombang, yakni di Dusun Banyuasin, Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kamis (10/8/2017).

Dengan membawa 2 tangki mobil yang berisi 10 ribu liter air bersih, mereka menuju dusun yang berada di perbatasan antara Kabupaten Jombang dengan Kabupaten Lamongan. Setelah hampir 2 jam menempuh perjalanan, ratusan warga yang siap menanti, memberi senyuman bahagia atas datangnya air bersih yang mereka bawa.

Tak ayal, rombongan disuguhkan dengan ember, serta timba kosong yang akan digunakan untuk menerima bantuan air bersih. “Ini merupakan bentuk sinergisitas antara wartawan dengan TNI yang kita aplikasikan pada kegiatan sosial kepada masyarakat,” ujar Muktar Bagus, Ketua IJTI Korda Majapahit, saat di lokasi.

Menurutnya, bantuan air bersih ini sengaja diberikan warga karena kondisi dusun tersebut yang hampir setiap hari tidak bisa menikmati bersihnya air di tanah kelahiran mereka. Sebab sejak beberapa tahun, mereka hanya mendapatkan jatah 12 liter per hari dari tandon air yang dimiliki dusun setempat.

Bahkan, mereka terpaksa menggunakan resapan air sungai untuk bisa digunakan sebagai kebutuhan rumah tangga, seperti mencuci dan mandi. “Lokasi ini sudah kita pantau beberapa waktu lalu dan memang mereka mengalami krisis air bersih. Nah, pada Hari Kemerdekaan RI ini, sedikit bantuan air bersih kita berikan secara gratis,” terangnya.

Sementara itu, Komandan Koramil Ngusikan, Kapten Samsul, membenarkan hal tersebut. Dari penuturannya, memang warga setempat mengalami krisis air bersih untuk kebutuhan memasak. Dari data yang dikantonginya, ada sekitar 107 Kepala Keluarga (KK) yang berada di dusun tersebut. Mereka menggantungkan kebutuhan air dari tandon air yang harus dibagi dengan warga lainya.

“Memang kondisi warga kekurangan air bersih, sehingga kita mengumatakan bantuan ini berupa suplai air bersih. Setidaknya, bisa mengurangi derita mereka saat ini. Ini kan momentum Kemerdekaan Republik Indonesia, sehingga pantaslah jika untuk hari ini mereka merdeka atas bantuan air bersih yang kita salurkan bersama-sama,” pungkasnya. (aan/kj)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here