JOMBANG, KabarJombang.com – Kabar duka kembali menyelimuti rombongan jemaah haji asal Kabupaten Jombang. Hj. Rubiansih Sumorejo Sukro (69), jemaah asal Dusun Karobelah, Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, dilaporkan meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, Sabtu (30/5/2026) pukul 22.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Almarhumah diduga meninggal akibat penyakit pneumonia setelah sempat menjalani perawatan medis sebanyak dua kali di rumah sakit.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jombang, Ilham Rohim, membenarkan kabar meninggalnya jemaah yang tergabung dalam Kloter SUB 61 tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari petugas di Arab Saudi, almarhumah sempat dirawat sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.
“Kalau informasi dari petugas di Arab Saudi, almarhumah sempat dirawat dua kali,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, laporan sementara yang diterima menyebutkan bahwa almarhumah meninggal dunia akibat pneumonia dan telah dimakamkan di Tanah Suci Makkah.
“Dari informasi yang kami dapatkan, almarhumah meninggal akibat penyakit pneumonia,” ucapnya.
Meski demikian, pihaknya belum mengetahui laporan detail mengenai kronologi sakit yang dialami almarhumah. Namun, sebelum wafat, almarhumah diketahui telah menuntaskan rangkaian puncak ibadah haji di Arafah dan Mina.
“Kronologi detail kami belum mengetahui, namun beliau sudah lengkap dalam pelaksanaan haji di Arafah maupun Mina,” ungkap Ilham.
Dengan meninggalnya Hj. Rubiansih Sumorejo Sukro, jumlah jamaah haji asal Jombang yang wafat selama pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 bertambah menjadi dua orang. Sebelumnya, seorang jamaah haji asal Jombang bernama Suyono juga dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci.
Ilham menjelaskan, total jamaah haji asal Kabupaten Jombang yang berangkat pada musim haji tahun ini mencapai 1.260 orang.
“Jumlah jamaah haji asal Jombang tahun ini sebanyak 1.260 orang,” jelasnya.
Ia mengimbau seluruh jamaah haji asal Jombang yang masih menjalankan ibadah di Arab Saudi untuk tetap menjaga kondisi kesehatan, terutama di tengah cuaca panas dan aktivitas ibadah yang cukup padat.
“Saya berharap agar semua jamaah bisa menjaga kesehatan fisik, mengatur pola makan, dan beristirahat yang cukup,” tegasnya.
Sementara itu, jamaah haji asal Jombang yang telah menyelesaikan tawaf ifadah dan sa’i kini memperbanyak ibadah di Masjidil Haram.
“Selesai tawaf ifadah dan sa’i, jamaah memperbanyak amalan ibadah di Masjidil Haram,” pungkasnya.









