JOMBANG, KabarJombang.com – Partai Golkar optimistis mampu memperluas kekuatan politiknya di Jombang, khususnya dalam menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah V DPD Golkar Jawa Timur, Sumardi, dalam gelaran Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI DPD Golkar Jombang, Jumat (8/8/2025).
Dalam pernyataannya, Sumardi menyampaikan keyakinannya terhadap soliditas struktur kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Andik Basuki Rahmat yang kembali terpilih secara aklamasi. Ia menilai, dengan konsolidasi yang matang dan strategi pemenangan yang terarah, Golkar Jombang berpeluang besar menambah jumlah kursi di DPRD setempat.
“Kami optimistis, Jombang mampu menambah kursi. Ini sejalan dengan arahan Ketua DPD Jawa Timur yang juga menekankan pentingnya penguatan struktur dan kerja-kerja politik yang konkret,” ujarnya kepada awak media.
Lebih lanjut, Sumardi menekankan pentingnya mendengar dan merespons aspirasi masyarakat secara langsung, sebagai bagian dari strategi pemenangan partai. Sebagai anggota DPRD Jawa Timur dari Komisi A, ia mengaku siap menjadi penghubung antara masyarakat Jombang dan pemerintah provinsi.
“Kami akan terus mendampingi DPD Golkar Jombang dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Tujuan akhirnya tentu adalah kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.
Sumardi juga menyoroti pentingnya menjaga semangat kebersamaan di internal partai sebagai kunci keberhasilan dalam setiap kontestasi politik. Ia yakin, dengan kepengurusan baru yang akan dibentuk di tingkat kecamatan, Golkar Jombang mampu memperkuat basis konstituen hingga ke akar rumput.
“Konsolidasi harus terus diperkuat, termasuk pembentukan pengurus di 21 kecamatan. Ini bukan hanya tentang struktur, tapi tentang bagaimana partai hadir di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Musda XI DPD Golkar Jombang menetapkan kembali Andik Basuki Rahmat sebagai Ketua DPD untuk periode 2025–2030. Usai Musda, DPD Jombang akan membentuk tim formatur guna melengkapi struktur kepengurusan sebelum dilakukan pelantikan dan pengukuhan resmi.









