Jombang Berkontribusi 4 Persen Stok Gabah di Jatim

Bupati Nyono, Dirjen Tanaman Pangan Hasil Sembiring, dan Anggota Komisi IV DPR RI Suryo Alam, saat diwawancarai wartawan. (FOTO: RIEF)
  • Whatsapp

SUMOBITO, (kabarjombang.com) – Kementerian Pertanian (Kementan) RI menargetkan sebanyak 76 juta ton gabah pada tahun 2016. Angka tersebut naik dari tahun 2015 yang mencapai 75,3 juta ton. Target tersebut sebagai upaya mencapai kedaulatan pangan di Indonesia.

Direktorat Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan), Hasil Sembiring mengatakan, Jawa Timur merupakan kontributor terbesar gabah nasional yang mencapai 13 juta ton. Sementara Kabupaten Jombang menyumbang sekitar empat persen gabah di Jawa Timur, yakni sebesar 476 ribu ton.

Baca Juga

Sementara saat puncak panen raya padi pada Februari dan Maret, Kementan menargetkan produksi 10 juta ton gabah. Hasil dari puncak musim panen padi akan digunakan sebagai stok gabah nasional dengan optimalisasi penanaman padi oleh para petani.

“Istilah Tanam, Panen, dan Sergap (serap gabah petani) memang baru. Namun, saat panen kemudian langsung tanam, dan dibeli Bulog langsung, target produksi padi kita bisa terpernuhi,” ujarnya saat menghadiri panen raya padi di Desa Palrejo Kecamatan Sumobito, Jombang, Sabtu (19/3/2016).

“Jawa Timur ini hebat tidak hanya padi, tapi juga komoditas jagung. Kami berterima kasih kepada petani Jombang atas capaian tersebut, dan kami berharap agar bisa ditingkatkan,” sambung Hasil Sembiring.

Sementara Anggota DPR RI Komisi IV, Suryo Alam dalam sambutannya menyampaikan, pemerintah pusat merealisasikan bantuan kepada petani di Jombang sebanyak 430 alat pertanian, diantaranya mesin tanam, pompa, traktor roda 2 dan 4, dan 20 unit pasca panen. Bantuan tersebut sesuai usulan dari Pemkab Jombang.

“Semoga bantuan tersebut bisa meningkatkan produktivitas pertanian. Kalau dulu ada jeda antara masa panen dengan tanam, dengan alat tersebut diharapkan bisa mempersingkat waktu dan lebih produktif dengan memperhatikan kesuburan tanah,” ujar Suryo Alam. (rief)

INSTAGRAM

Berita Terkait