Tanamkan Semangat Kuliah Sejak Dini, Undar Jombang Dorong Siswa Madrasah Siap ke Dunia Kampus

Foto: Muhammad Najihul Huda, Dosen Universitas Darul Ulum Jombang sekaligus pemateri Sekolah Upgrading di Aula MA Darul Ulum Bareng. (Istimewa)
  • Whatsapp

BARENG, KabarJombang.com – Upaya meningkatkan kesiapan generasi muda Jombang untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi terus dilakukan melalui berbagai kolaborasi edukatif. Salah satunya digelar oleh Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MA Darul Ulum Bareng, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, bekerja sama dengan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Agama Islam Universitas Darul Ulum (Undar) Jombang.

Kegiatan bertajuk Sekolah Upgrading tersebut berlangsung di Aula MA Darul Ulum Bareng, Rabu (4/2/2026), dan diikuti seluruh siswa. Program ini dirancang sebagai ruang pengembangan diri siswa, tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga keterampilan praktis serta pembentukan karakter.

Baca Juga

Melalui konsep pembelajaran nonformal, Sekolah Upgrading hadir sebagai respons atas tantangan yang dihadapi pelajar di era modern. Materi yang disampaikan tidak sebatas motivasi normatif, melainkan disesuaikan dengan kebutuhan riil siswa dalam mempersiapkan masa depan, khususnya menghadapi dunia kampus.

Dalam kegiatan tersebut, disuguhkan tiga materi utama, yakni pentingnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, pengenalan dasar desain grafis, serta teknik penulisan makalah sesuai standar ilmiah.

Dosen Universitas Darul Ulum Jombang, Muhammad Najihul Huda, menjadi pemateri pertama. Ia menekankan bahwa pendidikan tinggi merupakan proses pembentukan kepribadian sekaligus pengembangan potensi diri. Menurutnya, kampus bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang pembinaan nilai sosial dan spiritual.

Ia menjelaskan bahwa semangat menuntut ilmu telah menjadi bagian tak terpisahkan dari ajaran Islam. Hal tersebut sejalan dengan nilai-nilai dalam kitab Ta’limul Muta’allim karya Syaikh Burhanuddin Az-Zarnuji yang menempatkan ilmu sebagai jalan menuju kemuliaan dan kemajuan peradaban.

“Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk kualitas individu. Melalui pendidikan, seseorang dapat mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi, penguasaan teknologi, hingga keterampilan memecahkan masalah,” ujar Huda usai kegiatan.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister Pendidikan Islam Pascasarjana Undar Jombang itu menambahkan, keterampilan tersebut sangat dibutuhkan di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang.

Selain itu, pendidikan juga membuka peluang yang lebih luas dalam dunia kerja. Individu dengan latar belakang pendidikan yang baik, kata dia, memiliki kesempatan lebih besar untuk memperoleh pekerjaan yang layak serta meningkatkan taraf hidup.

“Pendidikan menjadi pintu menuju masa depan yang lebih cerah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Huda menuturkan bahwa dunia pendidikan turut membentuk sikap dan karakter peserta didik. Lingkungan belajar mengajarkan toleransi, menghargai perbedaan, serta hidup harmonis dalam keberagaman.

“Pendidikan juga mendorong lahirnya inovasi dan gagasan baru. Dengan bekal ilmu, seseorang dapat memberikan kontribusi positif, baik bagi diri sendiri maupun masyarakat,” lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa perkuliahan tidak semata berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga melatih kepekaan sosial dan kemampuan menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Hal ini tercermin dalam proses penyusunan skripsi yang menuntut pemikiran kritis dan solutif.

Huda menambahkan, keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual menjadi bekal penting dalam menghadapi perubahan zaman. Konsep tersebut, menurutnya, telah lama diterapkan di Universitas Darul Ulum Jombang melalui integrasi nilai pesantren, thariqah, dan pendidikan tinggi.

“Hal itu terwujud dalam falsafah Trisula UNDAR, yakni Sula Pesantren, Sula Thariqah, dan Sula Perguruan Tinggi. Model ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang cerdas sekaligus berakhlak,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Kepala MA Darul Ulum Bareng, Maf’ul Hajir, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Sekolah Upgrading memberikan dampak positif bagi siswa, terutama dalam membuka wawasan mengenai pendidikan lanjutan dan perencanaan karier.

“Kegiatan ini memberi manfaat nyata. Siswa tidak hanya termotivasi untuk melanjutkan kuliah, tetapi juga mendapatkan keterampilan praktis yang berguna,” ungkapnya.

Ia berharap sinergi antara madrasah dan perguruan tinggi dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menyiapkan lulusan yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Langkah kecil hari ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi masa depan siswa agar mampu mengintegrasikan teori dan praktik di lapangan,” pungkasnya.

Berita Terkait