JOMBANG, KabarJombang.com – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Indonesia tepat menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Nadira Zafiratun Nissa, siswi kelas IX MTs Plus Darul Ulum Jombang, sukses mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali perak (Silver Medal) dalam ajang International Youth Robot Competition (IYRC) 2025 yang digelar di Sangmyung, Korea Selatan, pada 5–6 Agustus 2025.
Dalam ajang bergengsi yang diikuti pelajar dari berbagai negara ini, Nadira berkompetisi di kategori Creative Design, dengan menampilkan karya robotik hasil kreativitas dan inovasi timnya. Meski harus bersaing dengan peserta dari negara-negara dengan teknologi maju, Nadira mampu menunjukkan bahwa pelajar Indonesia juga memiliki daya saing global di bidang sains dan teknologi.
“Alhamdulillah, saya sangat bahagia bisa membawa pulang medali ini. Rasanya luar biasa bisa bersaing dengan pelajar dari berbagai negara dan mempersembahkan ini sebagai hadiah kecil untuk Indonesia di momen kemerdekaan,” ujar Nadira penuh haru.
Keberhasilan ini tidak diraih secara instan. Nadira harus melalui proses seleksi ketat sejak tingkat sekolah, menjalani latihan intensif, serta pembinaan teknis dan mental sebelum berangkat ke Korea. Ia mengungkapkan bahwa persiapan dilakukan berbulan-bulan, mencakup pengembangan desain robot, kemampuan presentasi, hingga kerja tim.
“Persiapannya cukup berat. Tapi pengalaman ini luar biasa. Bisa bertemu dan bertukar ide dengan pelajar dari berbagai negara sangat berkesan,” ungkapnya.
Ketertarikan Nadira terhadap dunia robotika dimulai sejak duduk di kelas VII, ketika aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan workshop teknologi di sekolah. Sejak itu, ia terus mengasah kemampuan hingga berhasil menorehkan prestasi internasional ini.
“Saya juga pernah meraih prestasi lain sebelumnya, tapi ini adalah pencapaian tertinggi saya sejauh ini,” tambah Nadira.
Di balik prestasi gemilang tersebut, Nadira mengaku mendapat dukungan penuh dari guru pembimbing, keluarga, dan pihak sekolah. MTs Plus Darul Ulum Jombang tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga memfasilitasi pelatihan serta bimbingan intensif menjelang kompetisi.
“Semua ini tidak akan tercapai tanpa bimbingan dari guru, semangat dari orang tua, dan dukungan luar biasa dari sekolah,” ujarnya. Nadira berharap agar prestasi ini bisa menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya di seluruh Indonesia.
“Setiap orang punya kelebihan. Temukan, asah, dan jangan takut mencoba. Jadikan setiap usaha sebagai bentuk cinta kita kepada Indonesia,” pesan Nadira.
Kepala MTs Plus Darul Ulum, Nurul Andriani yang juga turut mendampingi siswanya tersebut selama di Kores menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas prestasi Nadira. Menurutnya, capaian ini bukan hanya membanggakan sekolah, tetapi juga menjadi kado spesial untuk HUT RI ke-80.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan Nadira. Ini bukti bahwa generasi Qur’ani juga bisa berprestasi di bidang sains dan teknologi. Ini adalah hadiah indah bagi Indonesia,” ujar Nurul.
Ia juga menegaskan bahwa sekolah akan terus berkomitmen memfasilitasi dan mendorong siswa untuk mengembangkan potensi mereka, baik akademik maupun non-akademik. “Kami ingin mencetak generasi yang religius, berkarakter, dan unggul di berbagai bidang,” tutupnya.









