Peternak Ayam di Jombang Berjuang Hadapi Cuaca Ekstrem, Produksi Telur Terganggu

Foto : Peternak ayam petelur di Mojotengah, Bareng, Jombang saat memberi makan. (Istimewa)
  • Whatsapp

BARENG, KabarJombang.com – Cuaca panas ekstrem yang terus melanda wilayah Jombang mendorong para peternak ayam petelur untuk beradaptasi demi menjaga kesehatan ternak dan kestabilan produksi. Di tengah suhu tinggi yang berdampak langsung pada kondisi ayam, sejumlah peternak mulai menerapkan langkah-langkah mitigasi.

Eko, peternak asal Desa Mojotengah, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang menyebutkan bahwa suhu panas telah menyebabkan stres pada ayam-ayamnya. Akibatnya, produksi telur mengalami penurunan hingga 10 persen.

Baca Juga

“Biasanya bisa panen 275 sampai 300 kilogram per hari. Tapi sekarang turun karena ayam makan lebih sedikit. Telur pun warnanya jadi lebih pucat,” ungkapnya pada Jumat (17/10/2025).

Menurunnya nafsu makan akibat stres termal membuat ayam kekurangan nutrisi, yang berujung pada turunnya kualitas dan jumlah telur. Selain itu, Eko juga mengkhawatirkan meningkatnya risiko penyakit yang menyerang unggas di musim panas ekstrem ini.

Untuk mengantisipasi kerugian lebih lanjut, Eko dan para peternak lain mulai melakukan sejumlah langkah, seperti memperbaiki sistem ventilasi kandang, memasang kipas angin tambahan, serta meningkatkan kualitas pakan dan pemberian vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh ayam.

“Kalau nggak disiasati, bisa rugi besar. Sekarang yang penting ayam tetap sehat dan produksi tidak terus menurun,” tambah Eko.

Berita Terkait