Tiket Kereta Api ke Jombang Masih Melimpah, Lonjakan Penumpang Diprediksi H-3 Muktamar NU

Suasana di Stasiun KA Jombang. (Kevin Nizar).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com-Menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, ketersediaan tiket kereta api masih tergolong aman.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan lebih dari 70 persen tiket perjalanan menuju maupun dari Jombang masih dapat dipesan masyarakat.

Baca Juga

Kepala Stasiun Jombang, Andri Puji, menyampaikan aktivitas penumpang hingga saat ini belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Meski begitu, pihak stasiun telah menyiapkan berbagai langkah untuk menghadapi potensi lonjakan penumpang yang diperkirakan terjadi menjelang dan setelah pelaksanaan Muktamar NU.

“Untuk saat ini penumpang masih relatif normal. Namun kami tetap melakukan persiapan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang menjelang maupun setelah pelaksanaan Muktamar,” ujar Andri saat ditemui di Stasiun Jombang, Rabu (5/8/2026).

Ia menjelaskan, masyarakat, khususnya peserta Muktamar NU, tidak perlu khawatir terkait ketersediaan tiket.

Menurutnya, kapasitas tiket kereta api masih mencukupi karena tingkat ketersediaannya masih berada di atas 70 persen.

Andri juga mengimbau calon penumpang agar melakukan pemesanan tiket lebih awal. Langkah tersebut dinilai penting agar penumpang dapat memperoleh jadwal keberangkatan sesuai dengan kebutuhan perjalanan mereka.

Dalam mendukung kelancaran mobilitas peserta Muktamar, Stasiun Jombang setiap hari melayani 18 perjalanan pulang-pergi (PP) kereta api jarak jauh.

Selain itu, tersedia 6 perjalanan PP kereta lokal yang menghubungkan wilayah Surabaya, Blitar, Malang, dan sejumlah daerah lainnya.

Berkaca pada pelaksanaan kegiatan berskala nasional sebelumnya, KAI memperkirakan peningkatan jumlah penumpang mulai terlihat tiga hari sebelum agenda Muktamar berlangsung.

Sebagian besar peserta diprediksi memilih tiba lebih awal untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan lebih nyaman.

“Kami juga mengantisipasi peningkatan penumpang setelah kegiatan selesai. Harapannya, peserta Muktamar dapat memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu,” kata Andri.

Selain ketersediaan tiket yang masih longgar, lokasi Stasiun Jombang juga dinilai strategis karena berjarak sekitar 7,2 kilometer atau sekitar 16 menit perjalanan menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, yang menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Muktamar NU.

Kondisi tersebut membuat kereta api diperkirakan menjadi pilihan transportasi bagi ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Berita Terkait