Sedang Bolos, Puluhan Siswa Terjaring Razia

Puluhan pelajar saat dibawa ke kantor Satpol PP Jombang. (FOTO: ARI)
  • Whatsapp

Dua Diantaranya Kedapatan Membawa Senjata Tajam

JOMBANG, (kabarjombang.com) – Razia pelajar digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang, Selasa (12/1/2016). Hasilnya, puluhan pelajar yang membolos saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di Konta Santri tersebut terjaring razia.

Baca Juga

Kepala Bagian Operasi Satpol PP Kabupaten Jombang, Ali Arifin mengatakan, razia yang digelar ini bermaksud untuk meningkatkan ketertiban pelajar pasca libur tahun baru dan natal. “Selain itu, ini untuk menekan dan memperingatkan agar para siswa tidak mengulangi perbuatan indisipliner pelajar lagi,” ujar Arifn.

Razia kali ini diawali dari tempat yang sering menjadi ajang tempat para siswa membolos di jam pelajaran, tepatnya di Desa Pandanwangi, Kecamatan Jombang. Dari tempat ini, korps penegak Perda ini berhasil mengamankan puluhan pelajar yang sedang asyik bermain internet dan balap mobil tamiya.

Ironisnya, saat menggeledah dua pelajar, Satpol PP mendapati kedua siswa tersebut membawa senjata tajam. ”Saat kita geledah, ternyata diantara siswa tersebut kedapatan membawa senjata tajam dan handphone yang berisi video porno,” paparnya

Razia kemudian dilanjutkan ke sebuah warung yang terindikasi menjadi tempat bolos para siswa. Alhasil, mereka mengamankan tiga pelajar yang sedang asik ngobrol di tempat tersebut. “Mereka yang terjaring selanjutnya akan didata dan pihak sekolah dari masing-masing siswa, akan dihubungi untuk dipanggil ke kantor Satpol PP dan menjeput para siswanya yang kedapatan membolos,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ali Arifin menambahkan, untuk siswa yang kedapatan membawa senjata tajam dan video porno akan dilakukan proses lebih lanjut, dan akan memanggil pihak sekolah serta orang tua siswa tersebut, untuk memberikan bimbingan konseling lebih intensif.

Dari data yang berhasil dihimpun, dari razia tersebut Satpol PP Jombag berhasil mengamankan 26 siswa yang terjaring razia. 20 orang diantaranya merupakan siswa SMA (Sekolah Menengah Atas) sederajat, 6 siswa SMP (Sekolah Menengah Pertama) sederajat yang salah satunya merupakan siswi. (ari)

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait