JOMBANG, KabarJombang.com – Konvoi rombongan pesilat di Kabupaten Jombang, berujung ricuh, Minggu (5/4/2026) sore. Bentrokan pecah di sejumlah titik, sementara polisi langsung turun tangan, melakukan penyekatan dan berhasil menangkap tiga orang.
Kericuhan pertama terjadi sekitar pukul 16.00 WIB di jalur provinsi Jombang–Ploso, tepatnya di Desa Pesantren, Kecamatan Tembelang, dekat exit tol Tembelang. Sejumlah pesilat terlibat bentrok dengan warga setempat.
Kapolsek Tembelang AKP Fadhilah membenarkan insiden tersebut. Menurutnya, bentrokan berlangsung singkat sebelum rombongan melarikan diri ke arah selatan atau pusat kota.
“Ada korban luka ringan saja informasinya, tapi tidak melapor,” ujar AKP Fadhilah, Senin (6/4/2026).
Kericuhan serupa turut terjadi di Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, meski tidak sampai menimbulkan benturan fisik. Selain itu, bentrokan lain dilaporkan di simpang tiga Dusun Pulo Kalimalang, Desa Pulolor, Kecamatan Jombang. Berdasarkan rekaman CCTV, rombongan sempat menabrak dan memukul pengendara lain dari arah berlawanan.
“Sesuai rekaman CCTV sekitar pukul 17.03 WIB, mereka tawuran di pertigaan Kalimalang, lalu melarikan diri ke arah utara,” ungkap seorang warga sekitar.
Bentrokan tambahan juga terjadi di Kecamatan Diwek, tepatnya di Desa Jatipelem dan Dusun Mojosongo, Desa Balongbiru, hampir bersamaan sekitar pukul 17.00 WIB.
Kapolsek Diwek AKP Darul Huda menyatakan, aparat kepolisian yang telah bersiaga di lokasi segera membubarkan aksi tersebut. “Rombongan pesilat diketahui baru saja mengikuti kegiatan halal bihalal di Kecamatan Kabuh,” ungkapnya.
Kasat Samapta Polres Jombang AKP Arip menyebut peserta berasal dari beberapa daerah, termasuk Kediri dan Nganjuk.
“Mereka habis bubaran dari Kabuh, lalu konvoi pulang. Ada yang dari Kediri dan Nganjuk,” ujar AKP Arip.
Dalam sejumlah video yang beredar, rombongan terlihat melintas di Jembatan Ploso mengenakan pakaian serba hitam dan membawa atribut serta bendera perguruan.
Menanggapi kejadian itu, Polres Jombang langsung melakukan penyekatan dan patroli dari Ploso hingga Tembelang. Dari hasil penyisiran, tiga orang beserta sepeda motor diamankan di Jalan Raya Desa Sambongdukuh sekitar pukul 16.00 WIB. Barang bukti diserahkan ke Reskrim, dan tidak ditemukan senjata tajam.
“Ada tiga orang yang diamankan berikut motornya. Sudah diserahkan ke Reskrim, tidak ditemukan senjata tajam,” pungkas AKP Arip.









