Kolong Fly Over Peterongan Jombang, Kembali Dipenuhi Pedagang

Kondisi kolong Fly Over Peterongan, Jombang yang kembali dipadati pedagang meskipun ada imbauan dari Satpol PP. (Anggit)
  • Whatsapp

PETERONGAN, KabarJombang.com – Tanda peringatan tak boleh berjualan di kolong Fly Over, Peterongan, Jombang, tak digubris. Pasalnya, di kolong tersebut kembali dipenuhi para pedagang.

Pantauan KabarJombang.com, para pedagang tampak masih menghuni lokasi sekotar kolong fly over. Para pedagang menjajakan dagangannya di area tersebut.

Baca Juga

Sejak pagi, para pedagang sudah memadati lokasi kolong fly over dan mulai menjajakan dagangannya. Para pedagang ini beragam, ada yang berjualan makanan ringan hingga berat.

Tampak tidak ada yang aneh, namun jika diperhatikan ada imbauan larangan berdagang di sekitar lokasi kolong Fly Over yang dibuat pihak Satpol PP Jombang.

Imbauan yang bertuliskan, ‘Dilarang Berjualan dan Atau Menempatkan Barang di Area Ini’ tampaknya tidak digubris para pedagang sekitar. Meskipun, dalam imbauan tersebut juga terdapat sanksi yang dapat mengancam para pedagang.

Melanggar Perda No. 9 TH. 2010 (PS. 6 Huruf) dengan Sanksi denda Rp 4.000.000 (empat juta) atau 3 bulan kurungan (PS. 9 ayat 2), tulis imbauan tersebut.

Salah satu pedagang, yang enggan ditulis namanya, saat dikonfirmasi mengatakan memang sejak dipasangnya imbauan, beberapa waktu memang sempat tak menghuni lokasi kolong fly over.

Para pedagang ini tetap berjualan, meskipun sejatinya telah disiapkan tempat relokasi yang lokasinya berada di Wisata Desa, Kecamatan Peterongan.

“Dulu pas pertama kali dipasang itu para pedagang juga sempat pergi. Dipasang garis kuning juga di sekitar lokasi waktu itu, tapi ini kembali lagi, karena memang disini (kolong fly over) banyak yang beli,” ucapnya.

Lokasi ini juga sebelumnya, kerap kali di tertibkan pihak Satpol PP maupun polisi. Namun, karena penertiban yang dilakukan sangat jarang, hingga membuat para pedagang semakin membeludak.

Karena banyaknya pedagang yang menetap di area sekitar, membuat para pembeli yang mampir memarkir kendaraannya di pinggi jalan, hal itu pun terkadang membuat jalanan kerap macet dan padat.

Salah seorang pengguna jalan, Kahfi (27) menyebu,t kadang jalanan sekitar kerap macet dan tidak teratur. Ditambah jalanan yang sempit semakin membuat pengguna jalan kurang nyaman.

“Yah kadang macet, karena mungkin banyak kendaraan yang parkir juga. Jadi sedikit terganggu kalau lewat area sana,” ungkapnya.

Sementara itu, KabarJombang.com juga berusaha mengkonfirmasi Kepala Satpol PP Jombang Thonsom Pranggono, namun Sampai berita ini ditulis, pihak terkait belum memberikan tanggapan.

 

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait