Anak Pemimpin Doa di Jombang Cabuli Jemaatnya, Korbannya Masih Remaja

Ilustrasi, (Istimewa).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Seorang remaja di Kabupaten Jombang menjadi korban pencabulan. Parahnya pelaku diduga merupakan keluarga oknum pemimpin doa di salah satu GKJW di Jombang.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, korban pencabulan merupakan remaja masih berusia 14 tahun. Remaja tersebut merupakan jemaat di salah satu GKJW di Kota Santri.

Baca Juga

“Benar ada tapi itu yang ngelakuin anaknya. Jadi tidak ada hubungannya sama pemimpin doa, apalagi bawa nama gereja,” kata sumber kepada KabarJombang.com, Sabtu (20/11/2021).

Sementara informasi yang dihimpun, aksi pencabulan itu dilakukan tidak hanya sekali, melainkan tiga kali. Sementara modus yang digunakan pelaku dengan cara merayu korban dan agar tidak kesurupan.

“Detailnya tanya ke Polsek saja ya,” kata sumber.

Polisi Amankan Pelaku

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas menuturkan jika laporan kasus pencabulan itu telah ditangani Unit Pelayanan Perempuan Anak (PPA) Satreskrim Polres Jombang.

“Maaf dilaporkan ke PPA Jombang, Polsek tidak ada laporan,” kata AKP Yogas saat dikonfirmasi.

Sementara Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan membenarkan adanya aksi pencabulan ini. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani penyidik UPPA Satreskrim.

“Iya (pelaku) sudah ditangkap,” ujarnya saat dikonfirmasi KabarJombang.com.

Sayangnya, Teguh masih belum membeberkan terkait dengan kasus ini. Ia menyebut jika saat ini masih dalam proses penyidikan.

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait