Cetak 82 Medali, Atlet Jombang Diguyur Bonus Rp 1,5 Miliar

Foto : Bupati Jombang, Warsubi saat menyerahkan bonus kepada para atlet dan pelatih yang meraih medali di Porprov Jatim IX 2025 (istimewa)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Langkah cepat Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mencairkan bonus untuk atlet dan pelatih Porprov Jatim IX 2025 mendapat apresiasi luas. Total dana senilai Rp 1,53 miliar telah ditransfer langsung ke rekening para penerima, menjelang peringatan Hari Jadi ke-115 Kabupaten Jombang yang digelar Selasa (21/10/2025).

Penyerahan simbolis dilakukan di Lapangan Pemkab Jombang oleh Bupati Warsubi bersama jajaran Forkopimda. Momen tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Santri Nasional dan Hari Jadi ke-80 Pemprov Jawa Timur.

Baca Juga

Ketua KONI Jombang, Sumarsono, menyebut pencairan bonus ini lebih cepat dari prediksi semula, yang awalnya diperkirakan baru terealisasi pada APBD 2026. “Ini sinyal positif bahwa pemerintah daerah serius dalam mendukung olahraga prestasi. Kami berharap langkah ini jadi standar baru bagi daerah lain,” ujarnya.

Skema bonus diberikan sesuai perolehan medali, Rp 30 juta untuk emas, Rp 20 juta bagi peraih perak, dan Rp 10 juta untuk medali perunggu. Atlet menerima langsung total Rp 1,46 miliar, sementara pelatih mendapatkan separuh dari nilai bonus atlet per medali, yaitu total Rp 730 juta.

Sumarsono menegaskan, target selanjutnya adalah menembus 10 besar di Porprov X tahun 2027 yang akan digelar di Surabaya. “Bonus yang cepat cair bukan cuma penghargaan, tapi juga penyemangat. Ini jadi bahan bakar menuju prestasi lebih tinggi,” pungkasnya.

Dalam Porprov IX yang digelar di wilayah Malang Raya, Jombang menurunkan kontingen dari 47 cabang olahraga. Sebanyak 24 cabor berhasil menyumbang medali, menghasilkan total 82 medali, 21 emas, 22 perak, dan 39 perunggu. Prestasi tersebut mengantarkan Jombang ke posisi ke-13 dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

Salah satu momen paling mencuri perhatian adalah keberhasilan Muhammad Asmoro Bumi, atlet lompat indah dari jenjang sekolah dasar. Ia menjadi atlet termuda yang menyabet emas, sekaligus menjadi simbol dedikasi usia dini dalam olahraga akuatik. Pelatihnya, Rafi Hidayat, turut menerima penghargaan atas perannya.

Cabor-cabor lain yang juga mendapat sorotan dalam seremoni ini antara lain Kick Boxing, Shorinji Kempo, Karate, dan Sepatu Roda. Para pelatih seperti Suparji, Sutarno, dan Aditya Nenggar Harja turut disebut dalam pemberian penghargaan atas kontribusi mereka membina atlet hingga berprestasi.

Pelatih tinju Jombang, M. Jono, menyambut baik kebijakan pencairan tahun ini. “Kalau dibandingkan dengan Porprov sebelumnya, ini jauh lebih baik. Tahun 2023 pelatih hanya terima Rp 8 juta per medali. Sekarang hak kami lebih dihargai dan transparan,” ungkapnya.

Berita Terkait