JOMBANG, KabarJombang.com – Ratusan pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan dan kalangan pelajar memadati Aula SMK Sultan Agung 2 Diwek, Kabupaten Jombang, dalam kegiatan Dialog Kebangsaan yang digelar DPD KNPI Jombang, Sabtu (9/5/2026).
Kegiatan bertema “Asta Cita dan Peran Generasi Muda dalam Membangun Indonesia dari Daerah” tersebut dihadiri anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil Jawa Timur VIII, Dr. H. Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Halim, sebagai narasumber utama.
Dalam forum itu, Gus Halim menegaskan bahwa masa depan pembangunan nasional sangat ditentukan oleh kontribusi generasi muda di daerah. Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis sebagai penggerak perubahan sosial, ekonomi, hingga pembangunan berbasis potensi lokal.
“Anak muda harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar penonton. Banyak potensi daerah yang bisa dikembangkan jika generasi muda mau bergerak dan berinovasi,” ujar Gus Halim di hadapan peserta dialog.
Ia menjelaskan, peluang besar terbuka bagi pemuda untuk berkontribusi di berbagai sektor, mulai dari pertanian modern, pengembangan UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata desa, hingga industri digital.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi saat ini menjadi kesempatan bagi generasi muda daerah untuk mampu bersaing hingga tingkat nasional maupun internasional tanpa harus meninggalkan kampung halaman.
“Pemanfaatan teknologi harus menjadi alat untuk memperkuat potensi daerah. Anak muda bisa mengembangkan pemasaran digital UMKM, promosi wisata lokal, hingga menciptakan lapangan pekerjaan baru melalui ekonomi kreatif,” katanya.
Gus Halim juga menilai semangat membangun Indonesia dari daerah perlu terus ditanamkan agar generasi muda semakin percaya diri dalam mengembangkan wilayahnya masing-masing.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Jombang, Rohmadi, mengatakan kegiatan tersebut digelar sebagai ruang diskusi sekaligus motivasi bagi anak muda agar lebih aktif dan inovatif dalam menghadapi tantangan zaman.
Menurut Rohmadi, pemuda tidak cukup hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis dan mampu menciptakan solusi bagi lingkungan sekitar.
“Kami ingin anak muda Jombang memiliki semangat berkarya dan keberanian untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah. Energi besar yang dimiliki generasi muda harus diarahkan ke hal-hal positif dan produktif,” ungkapnya.
Ia menambahkan, KNPI Jombang berkomitmen untuk terus menghadirkan forum serupa dengan menggandeng berbagai tokoh daerah maupun nasional agar generasi muda mendapatkan inspirasi serta wawasan baru.
“Ke depan agenda seperti ini akan terus kami lakukan. Harapannya, anak muda Jombang semakin termotivasi untuk berkembang dan mampu membawa perubahan bagi daerah maupun bangsa,” pungkas Rohmadi.









