Pernikahan di Jombang yang viral karena maharnya fantastis. (Istimewa)
MOJOWARNO, KabarJombang.com – Pernikahan pasangan Risma Artamevia Natasya (22) dan Icho Ishamashi (26) mendadak viral di media sosial setelah video prosesi akad nikah mereka beredar luas. Pasalnya, pengantin pria memberikan mahar fantastis berupa uang tunai Rp138 juta, perhiasan emas 57,57 gram, 57 lot saham BCA, hingga tanah seluas 138 meter persegi.
Keduanya resmi mengikat janji suci di Masjid Baiturrohman, Dusun Jetak, Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Minggu (25/10/2026). Mahar tersebut dikemas istimewa, mulai dari tumpukan uang di dalam kotak kaca dan buket bunga besar hingga dokumen aset.
Pembantu Petugas Pencatatan Nikah (P3N) Desa Sidokerto, Mahmudi, membenarkan pernikahan sederhana yang dihadiri keluarga inti tersebut.
“Maharnya uang Rp 138.000.000, perhiasan emas 57,57 gram, 5.700 lembar saham BCA dan tanah seluas 138 meter persegi,” ungkap Mahmudi saat dikonfirmasi wartawan, (2/11/2026).
Resepsi kemudian dilanjutkan di sebuah rumah makan di kawasan Peterongan, Jombang. Kemewahan mahar ini sukses membuat warga sekitar heboh. Salah satu warga, Sumarmi (50), mengaku takjub melihat deretan perhiasan yang dipajang.
“Emasnya seperti di toko, berjejer. Senang melihatnya. Warga juga heboh, yang melihat banyak,” tuturnya.
Berawal dari Urusan Air Kos di Bali
Di balik mahar fantastis tersebut, perjalanan cinta Risma dan Icho bermula dari kisah sederhana di Uluwatu, Badung, Bali, tempat kos mereka sewaktu Risma bertugas di maskapai Turkish Airlines pada 2024. Saat itu, Risma mengalami kesulitan air selama tiga hari dan mengumumkannya di grup WhatsApp kos. Icho berinisiatif datang membawa satu galon air.
“Dia waktu itu chat saya nawarin air. Akhirnya dia bawain air galon ke kosan saya,” cerita Risma melalui sambungan telepon, Senin (2/11/2026).
Hubungan mereka kian serius. Pada awal 2025, Icho menemui orang tua Risma di Jombang untuk meminta restu. Setelah bertunangan pada Juli 2026, keduanya resmi menikah pada Oktober ini.
Alasan di Balik Angka Unik Mahar
Risma mengungkapkan, ia awalnya hanya meminta emas seberat 30 gram, sebelum akhirnya sang calon ibu mertua menyarankan 50 gram, hingga akhirnya dibeli 57,57 gram tanpa ada filosofi khusus.
“Saya minta mahar lebih dari simpanan emas saya. Terus ibu mertua nanggepi suruh minta 50 gram. Dan akhirnya kebeli 57,57 gram emas. Angka itu tidak ada artinya sih,” ujar Risma.
Sementara itu, nominal uang tunai dan luas tanah sengaja disamakan di angka 138 agar serasi.
“Sebetulnya di boks mahar itu uangnya ada Rp 200 juta, tapi disebutnya dalam ijab kabul Rp 138 juta. Karena agar sesuai dengan luas tanah 138 meter persegi. Jadi kan angkanya nyambung,” terangnya. Jika ditotal, nilai keseluruhan mahar diperkirakan menembus lebih dari Rp 500 juta.
Ibu mempelai wanita, Vivi Faridah Niardi (43), menyebut Icho merupakan seorang pengusaha, kontraktor, sekaligus Manager IT di El Kabron, Bali. Ia mengaku bersyukur putrinya diperlakukan layaknya ratu.
“Kalau anak saya di bandara, di Turkish Airlines. Kalau Icho dia pengusaha, kontraktor, dan Manager IT di El Kabron,” jelas Vivi.
“Emang seviral itu ya? Ya semoga saja kebahagiaannya menular ke wanita-wanita di luar sana. Saya sudah tahu sejak awal maharnya segitu. Ya Alhamdulillah karena anak saya benar-benar diratukan sama menantu saya,” pungkas Vivi.
Leave a Comment