Marak Wabah Corona, PMI Jombang: ‘Stok Darah Aman’

Kabag Pelayanan UTD PMI Jombang, Rahmat Siswojo.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Ditengah merebaknya ancaman wabah virus Corona atau Covid-19 di Kabupaten Jombang, hingga sejumlah kegiatan yang mengundang massa ditunda, termasuk aktifitas belajar mengajar di sekolah dialihkan ke rumah, Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Jombang menyatakan, stok darah dalam kondisi aman.

Kepastian ini diungkap Kepala Bagian Pelayanan UTD PMI Jombang, Rahmat Siswojo, Senin (16/3/2020). “Stok darah dalam kondisi aman. Kami stok tiap harinya menghabiskan 50 kantong darah,” katanya, saat ditemui KabarJombang.com di ruang kerjanya.

Baca Juga

Dijelaskannya, sebelum merebaknya wabah Corona, UTD PMI sudah melakukan penyediakan stok darah dengan kondisi aman. Menurutnya, setiap bulan stok darah di UTD PMI Jombang sebanyak 2.000 kantong.

Pada tahun 2020 ini, pihak mengatakan sudah menghabiskan 1.800 kantong, dihitung mulai Januari hingga Maret.

Saat beredarnya wahab corona, pihaknya harus menghentikan dulu kegiatan donor darah. Diakuinya, saat ini, banyak instansi yang ingin donar darah, namun harus dibatalkan karena ada intruksi dari Gubernur Jawa Timur lewat Bupati Jombang agar kegiatan yang sifatnya ramai orang, ditiadakan.

“Saat ini, sekolah-sekolah di Jombang diliburkan karena ada wabah corona. Namun UTD PMI Jombang masih buka 24 Jam atau non-stop,” kata Rahmat.

Pihaknya juga memberi informasi siapa saja yang bisa mendonor. Peserta donor darah, katanya, minimal berumur 17 tahun, tensi darah normal antara 120 sampai 160, berat badan normal atau tidak berlebihan, tidak dalam keadaan minum obat, tidak sedang menyusui atau hamil. Faktor berat badan dan tensi darah juga sangat berpengaruh.

“Apabila ada peserta donor yang berat badannya tidak normal, nanti dikhawatirkan di dalam darah ada lemak atau gajih yang sifatnya sudah tercampur dan tidak bisa dibuang dalam darah” katanya

Saat donor darah memiliki keistimewaan dan sejumlah manfaat bagi peserta maupun manusia yang ada di sekitarnya.

“Donor darah bisa mengurangi penyakit jantung. Dari segi sosial akan bisa membantu orang yang sakit. Donor darah juga memberikan kepuasan dan kebanggaan tersendiri,” tandasnya.

INSTAGRAM

Berita Terkait