Korban Copet KenDuren Wonosalam 2020 Dikabarkan Sebanyak 50 Orang ?

Even keduri durian di lapangan Wonosalam, Jombang.
  • Whatsapp

WONOSALAM, KabarJombang.com – Sedikitnya 50 orang dikabarkan menjadi korban pencopetan dalam even KenDuren (kenduri buah durian) yang berlangsung di lapangan Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Minggu (8/3/2020) sing.

Sebagian besar pengunjung yang kehilangan barang berharga, diduga menjadi korban copet, mengaku kehilangan ponsel. Sebab saat kejadian, mereka tengah membaur bersama penonton lain di tengah pembagian durian gratis itu berlangsung.

Baca Juga

“Ada sekitar 50 orang yang laporan kehilangan, sebagian besar kehilangan HP,” kata Hr salah satu petugas kepolisian sektor Wonosalam KenDuren, melalui aplikasi WhatsApp.

Seperti diberitakan sebelumnya, salah satu korban copet yakni adalah ADT remaja berusia 15 tahun asal Kecamatan Sumobito. Ponsel merk samsung milik ADT yang disimpan dalam saku celanannya tiba-tiba lenyap.

Saat kejadian, ADT tengah membaur bersama ribuan penonton lainya untuk merebut gunungan buah durian yang disediakan gratis oleh panitia dalam even tahunan ini. Ironisnya, ADT gagal mendapatkan buah durian namun justru ponselnya hilang.

Atas kejadian ini, ADT langsung berusaha melaporkan kejadian ini kepada panitia dan polisi

“Tadi di saku depan, kayak ada yang pegang saku saya, lalu saya lihat HP saya sudah hilang,” pungkasnya.

Pesta gerebek buah durian ini atau KenDuren digelar di lapangan Wonosalam, Jombang, berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB. Ada sebanyak 2020 buah durian dalam bentuk gunungan yang dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Buah durian tersebut merupakan hasil kebun masyarakat wonosalam. Sedangkan KenDuren ini sengaja digelar sebagai wujud rasa syukur masyarakat Wonosalam atas hasil panen buah durian yang melimpah.

INSTAGRAM

Berita Terkait