Antisipasi SKD Aspal, SMA/SMK Diminta Bentuk Tim Verifikasi

Kasi PMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Elfian Rosadi.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, di Kabupaten Jombang meminta SMA/SMK membentuk tim verifikasi Surat Keterangan Domisili (SKD) yang digunakan calon peserta didik baru mendaftar sekolah secara online pada tahun ajaran baru 2020/2021.

Verifikasi itu untuk mengantisipasi kemungkinan SKD aspal (asli tapi palsu) yang dipakai calon siswa baru untuk bisa masuk di sekolah yang mereka inginkan.

Baca Juga

Kepala Seksi Kasi Pendidikan Menengah dan Kejuruan (PMK), Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, di Jombang, Elfian Rosadi, mengatakan, verifikasi akan dilakukan hingga tingkat RT/RW.

Sehingga jika tidak sesuai kondisi riil di lapangan, maka dipastikan calon siswa tersebut tidak akan lolos secara administrasi.

“Perintah dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, diharap memverifikasi ke tempat tinggalnya, dan mungkin ke RT/RW yang mengeluarkan SKD, itu sesuai apa tidak,” ujar Elfian, Senin (29/6/2020).

Elian menjelaskan, hingga saat ini, pihaknya belum menemukan adanya SKD aspal, Sebab proses kroscek di lapangan masih terus dilakukan petugas. Verifikasi ini, kata dia, akan kelar dalam minggu ini.

“Mungkin dua hingga tiga hari ke depan, sekolah-sekolah kita mintai laporan untuk merekap, cross cek data sesuai dengan SKD yang asli, atau SKD yang istilahnya ada kejanggalan,”terangnya.

“Yang disarankan ya mengundurkan diri, karena tidak sesuai dengan Juknis dan Juklaknya,” pungkasnya.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait