Ini Dia Sumber, Sapi Kurban Presiden Prabowo Seharga Rp100 Juta dari Gudo Jombang

Sapi milik Fauzi Hariyanto warga Kecamatan Gudo, Jombang, terpilih menjadi hewan kurban pilihan Presiden. (Istimewa/KabarJombang).
  • Whatsapp

GUDO, KabarJombang.com – Seekor sapi jenis cross limosin milik peternak asal Dusun Balongkebek, Desa Gempollegundi, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, terpilih menjadi hewan kurban bantuan Presiden untuk Hari Raya Idul Adha 2026. Sapi bernama Sumber tersebut dibeli pihak Istana dengan harga Rp100 juta setelah lolos seleksi ketat yang menilai bobot, umur, kondisi fisik, serta kesehatan hewan.

Sapi milik Fauzi Hariyanto (43) memiliki bobot mencapai 956 kilogram atau nyaris satu ton. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan dan seleksi, Sumber nama sapi tersebut ditetapkan sebagai kandidat terbaik yang mewakili Kabupaten Jombang untuk program bantuan presiden tahun ini.

Baca Juga

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Azis Daryanto, menjelaskan proses seleksi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan petugas lapangan yang mengusulkan sejumlah kandidat sapi dari berbagai wilayah.

“Proses seleksi awalnya adalah kita menyampaikan kepada seluruh petugas yang ada di lapangan untuk mengusulkan calon kandidat. Setelah calon masuk, kita akan seleksi terbatas, artinya kita ambil dua sampai tiga kriteria terbaik,” ujar drh. Azis, Selasa (26/5/2026).

Menurutnya, sapi yang diusulkan harus memenuhi sejumlah persyaratan, di antaranya berumur cukup, memiliki bobot minimal 900 kilogram, serta memiliki kondisi kesehatan yang prima. Tim juga melakukan penelusuran riwayat kesehatan dan vaksinasi terhadap penyakit hewan menular strategis seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), dan Septicaemia Epizootica (SE).

“Sapi Sumber Alhamdulillah tiga minggu lalu timbangannya 956 kg. Kita juga cermat mereview riwayat kesehatan hewan, termasuk kecukupan vaksinasi terhadap penyakit yang menjadi perhatian kita, khususnya PMK, LSD, maupun SE. Hasil pemeriksaan fisik dan klinis terakhir tanggal 21 kemarin, Alhamdulillah semuanya normal,” ucapnya.

Ia menambahkan, pada tahap akhir terdapat dua kandidat utama yang memiliki bobot dan usia hampir sama. Salah satu kandidat berasal dari Kecamatan Ploso. Namun, sapi milik Fauzi dinilai lebih unggul dari sisi kesehatan sehingga akhirnya dipilih sebagai hewan kurban bantuan Presiden 2026.

Rencananya, sapi bantuan Presiden tersebut akan disembelih di Masjid Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar sesuai usulan Pemerintah Kabupaten Jombang.

Sementara itu, Fauzi mengaku bersyukur sapi yang dirawatnya selama sekitar dua setengah tahun berhasil terpilih. Ia membeli sapi tersebut saat masih berusia lima bulan dari peternak di kampungnya dan kemudian memberi nama Sumber sesuai nama pemilik sebelumnya.

“Terakhir timbangan 956 kg. Usianya kurang lebih tiga tahunan. Dulu belinya di Pak Sumber, makanya dinamakan Sumber. Asalnya dari daerah sini sendiri, tetangga kampung, sewaktu dibeli sapinya usia lima bulan,” ujarnya.

Sapi tersebut menghabiskan pakan sekitar 15 kilogram per hari. Berkat perawatan intensif, ukuran tubuhnya terus berkembang hingga mencapai tinggi sekitar 165 sentimeter dengan panjang tubuh lebih dari dua meter.

“Orang dinas masuk pertama mengecek ke kandang, terus diajukan serta diseleksi mulai dari tinggi badan, panjang tubuh, fisik, hingga kesehatan. Bobotnya sekarang hampir satu ton, untuk tinggi badan mencapai 165 sentimeter, sementara panjang tubuh lebih dari dua meter,” ucapnya.

Terpilihnya Sumber melanjutkan catatan Kabupaten Jombang sebagai daerah pemasok hewan kurban bantuan Presiden. Pada tahun sebelumnya, sapi asal Kecamatan Jogoroto bernama Pedrosa terpilih sebagai hewan kurban bantuan Presiden.

Berita Terkait