Resmi Diluncurkan, 80 Koperasi Merah Putih di Jombang Siap Beroperasi

Bupati Jombang, Warsubi beserta jajaran Forkopimda saat tinjau KDKMP di Desa Mojongapit usai diresmikan Presiden Prabowo secara virtual dan serentak. (Istimewa) 
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Sebanyak 80 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Jombang resmi mulai dioperasikan pada tahap awal ini. Kehadiran puluhan koperasi tersebut diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru sekaligus mempermudah akses warga desa terhadap pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

​Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Jombang Warsubi usai menghadiri peluncuran nasional KDKMP secara virtual yang dipusatkan di Desa Mojongapit, Jombang, Sabtu (16/5/2026). Ia juga menambahkan bahwa di luar jumlah yang siap beroperasi tersebut, ratusan unit koperasi lainnya saat ini masih terus dikebut pengerjaannya.

Baca Juga

​“Seluruh barang kebutuhan pokok tersedia dan dijual sesuai harga eceran tertinggi,” ujar Warsubi saat melakukan pengecekan langsung ke sejumlah gerai KDKMP Mojongapit.

​Dalam peninjauan tersebut, Warsubi memastikan ketersediaan komoditas penting untuk masyarakat, mulai dari beras SPHP, Minyakita, sembako, gas elpiji, hingga obat-obatan yang dijual di koperasi. Pemerintah daerah menaruh harapan besar pada program ini.

​“Masyarakat kami harapkan bisa memanfaatkan KDKMP untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” katanya.

​Agenda peluncuran KDKMP di Desa Mojongapit ini diikuti secara daring oleh jajaran Forkopimda Jombang dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Beberapa pejabat tampak hadir mendampingi Warsubi, di antaranya Dandim 0814/Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo serta Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan.

​Kegiatan di Jombang ini merupakan bagian dari peresmian serentak 1.061 KDKMP di berbagai wilayah Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto, yang pusat acaranya digelar di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

​Dari pusat kegiatan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian/menteri terkait, Zulkifli Hasan, menilai program KDKMP ini sebagai langkah taktis pemerintah dalam mendorong pemerataan ekonomi agar tidak hanya berpusat di kota besar, melainkan menyentuh wilayah pedesaan. Bagi pemerintah, peresmian ini bukan sekadar urusan seremonial pembukaan gedung.

​“Hari ini pemerintah meresmikan instrumen pemerataan ekonomi yang diharapkan mampu menggerakkan desa,” ujar Zulkifli Hasan dalam sambungan virtual.

​Zulkifli memaparkan, secara nasional saat ini sudah ada 9.294 bangunan fisik KDKMP yang rampung dibangun di berbagai daerah, di mana 1.061 unit di antaranya dinyatakan siap beroperasi penuh. Pemerintah pusat pun memasang target ambisius agar sekitar 30 ribu unit koperasi dapat aktif sebelum 16 Agustus 2026. Guna menunjang target tersebut, penyiapan tenaga pengelola dan manajer koperasi terus digodok demi memperkuat ketahanan pangan nasional.

​Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menegaskan visi besar di balik pendirian koperasi ini. Presiden menekankan bahwa KDKMP didesain dengan fungsi yang multi-layanan untuk melayani berbagai kebutuhan dasar masyarakat desa dalam satu pintu. Koperasi ini tidak hanya menjadi tempat distribusi sembako, tetapi juga menyalurkan pupuk subsidi, gas elpiji, layanan logistik, hingga penyediaan apotek murah.

​“Dengan hadirnya KDKMP, desa diharapkan semakin mandiri dan ekonomi masyarakat bisa berkembang lebih cepat,” ujar Prabowo.

Berita Terkait