MOJOWARNO, KabarJombang.com – Libur panjang Lebaran seringkali menjadi momen rawan bagi remaja jika tanpa pengawasan. Menanggapi hal ini, Wakil Bupati Jombang, Salmanudin Yazid, mengeluarkan peringatan keras bagi para orang tua untuk memperketat penjagaan terhadap aktivitas anak-anak mereka.
Pesan menohok ini disampaikan pria yang akrab disapa Gus Salman tersebut saat menghadiri agenda Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Al-Hikmah, Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Kamis (12/3/2026).
Dalam arahannya, Wabup menekankan bahwa ancaman bagi generasi muda saat ini bukan lagi sekadar tawuran, melainkan sudah merambah ke dunia digital yang merusak finansial dan mental.
“Mari kita arahkan anak-anak agar tidak terjerumus pergaulan keliru. Hindarkan mereka dari kegiatan merugikan seperti tawuran, narkoba, hingga yang sedang marak yaitu Judi Online (Judol) dan Pinjaman Online (Pinjol) ilegal,” tegas Salmanudin di hadapan jamaah.
Ia mengingatkan bahwa kelalaian sedikit saja dalam pengawasan bisa berdampak panjang bagi masa depan sang anak.
Selain menyoroti kenakalan remaja, Gus Salman juga mewanti-wanti perangkat desa dan warga untuk tidak tidur dalam urusan keamanan lingkungan menjelang Idul Fitri.
Menurutnya, meningkatnya aktivitas warga biasanya berbanding lurus dengan potensi tindak kriminal.
Kunjungan ke Desa Japanan ini juga diwarnai dengan aksi sosial berupa penyaluran paket bingkisan untuk kaum duafa dan bantuan pembangunan masjid. Namun, Gus Salman menegaskan bahwa Safari Ramadan ini memiliki makna lebih dalam dari sekadar bagi-bagi bantuan.
“Safari Ramadan ini adalah jembatan komunikasi. Kami ingin memperkuat persatuan antara pemerintah dan masyarakat agar pembangunan di Jombang bisa lebih optimal,” tambahnya.
Menutup arahannya, Wabup mengajak seluruh jamaah untuk memanfaatkan 10 hari terakhir Ramadan dengan mengejar kemuliaan malam Lailatul Qadar melalui peningkatan kualitas ibadah dan amal saleh.









