Sambut HUT ke-80 RI, Polisi di Jombang Edukasi Tertib Berlalu Lintas Lewat Bendera dan Bunga

Foto : Polisi di Jombang saat membagikan bendera merah putih dan bunga mawar kepada para pengguna jalan. (Kevin Nizar)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Ada pemandangan tak biasa di simpang empat stasiun Jombang, Sabtu (9/8/2025). Di tengah arus lalu lintas yang padat, sejumlah petugas dari Satlantas Polres Jombang tampak membagikan bendera merah putih mini dan bunga kepada para pengendara yang berhenti di lampu merah. Bukan razia, bukan tilang, tapi aksi simpatik penuh makna untuk menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Alih-alih menegur atau menilang pelanggar, polisi lalu lintas kali ini memilih pendekatan humanis. Mereka mendekati pengendara yang tertib berkendara dan memberi apresiasi berupa bendera kecil yang langsung dipasang di kendaraan, serta setangkai bunga sebagai simbol penghargaan.

Baca Juga

“Maaf mengganggu sebentar, kami ingin berbagi semangat kemerdekaan. Ini bendera merah putih, dan ini bunga dari kami,” ucap salah satu petugas kepada pengendara motor, yang dibalas senyum dan ucapan terima kasih.

Sebanyak 250 bendera merah putih dan 80 bunga disiapkan dan dibagikan di titik-titik strategis yang ramai, seperti jalan protokol dan perempatan padat lalu lintas. Tak sedikit pengendara yang antusias menerima dan bahkan langsung memasang bendera di motornya, dengan bantuan petugas.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kepatuhan dalam berlalu lintas patut diapresiasi. Ini juga bagian dari kampanye cinta Tanah Air melalui simbol merah putih,” ujar Kanit Regident Satlantas Polres Jombang, Ipda Anang Setyanto.

Menurut Anang, kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. “Kami ingin menyapa pengguna jalan dengan cara yang lebih dekat, agar muncul rasa memiliki terhadap kemerdekaan ini, termasuk semangat menjaga ketertiban di jalan raya,” tambahnya.

Aksi ini juga dimaknai sebagai ajakan untuk bersama-sama mengibarkan bendera Merah Putih selama bulan kemerdekaan dan menumbuhkan kembali semangat nasionalisme, yang kadang terlupakan di tengah kesibukan sehari-hari.

“Bendera ini bukan hanya hiasan, tapi simbol perjuangan dan kebersamaan. Kita ingin masyarakat merasakan semangat itu, baik di jalan maupun di rumah,” tutup Anang.

Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi bukti bahwa edukasi bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, dan aparat kepolisian bisa hadir sebagai mitra masyarakat, bukan sekadar penegak hukum.

Berita Terkait