Wisata Petik Durian di Wonosalam Jombang, Rasa Khas Manis-Pahitnya Diburu Wisatawan

Durian Khas Wonosalam, milik Sarno.
  • Whatsapp

WONOSALAM, KabarJombang.com – Mengisi liburan awal tahun baru 2020, sejumlah tempat wisata di kawasan Wonosalam, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Salah satu wisata yang menarik yakni petik durian di kebun milik salah satu warga setempat bernama Sarno (50). Sejak beberapa hari terakhir, kebun durian miliknya didatangi sejumlah pengunjung dari beberapa daerah, baik Jombang maupun dari luar kota.

Baca Juga

Bukan tanpa sebab, jauh-jauh para wisatawan ini ternyata hanya merasa penasaran dan ingin mencoba rasa durian khas Wonosalam asli dari pohonnya ini.

Di rumah milik Sarno, ada sejumlah jenis durian yang bisa dimikmati para wisatawan. Mulai dari Durian lokal, Durian Montong hingga andalan Wonosalam yakni Durian Bido dengan harga mulai dari Rp 75 ribu hingga Rp 200 ribu tergantung jenis dan besarnya buah berduri ini.

“Saat ini yang banyak masih durian lokal, untuk montong masih sekitar dua minggu lagi panennya, sama dengan durian Bido khas Wonosalam, yang sudah bertifikat,” terang Sarno di kebunnya, Rabu (1/1/2020).

Sementara, salah satu penyuka buah Durian, Masudin, asal Kecamatan Ngoro mengaku cukup menyukai durian asal Wonosalam ini. Sebab durian didaerah itu memiliki varian rasa yang khas, manis dan pahit.

Bahkan, kata dia, Durian asal daerah manapun jika dikembangkan di Wonosalam ini bakal memiliki kombinasi rasa yang khas yakni manis-pahit.

“Durian Wonosalam ini memang terkenal, beda dengan daerah lainya, saya sudah ke Malaysia dan Singapura, ini rasanya tetap lezat yang di Wonosalam,” terangnya.

“Di Wonosalam ini kontur dan struktur tanahnya itu membuat varian rasa, panen pertama, kedua kemudian ketiga ini rasanya sudah jadi manis pahit, pokoknya tidak kalah dengan yang di Thailand juga,” pungkas Masudin.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait