Tertangkap Razia Satpol PP, Pengemis Asal Kediri Ternyata Punya Empat Rumah

Petugas Satpol PP saat merazia nenek Ngatmini, Jumat (21/2/2020) malam.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Ngatmini (80) pengemis yang diantar oleh Satpol PP Pemkab Jombang pulang ke rumahnya di Kediri ternyata memiliki empat rumah megah.

Kabar yang sempat viral di medsos itu dibenarkan oleh Kabid Ketertiban Umum Satpol PP Jombang, Haris Aminudin. Dia mengungkapkan, saat petugas mengantarkan ke rumahnya, ternyata Ngatmini tergolong cukup dalam ekonomi.

Baca Juga

“Nenek ini menempati rumah yang cukup besar. Untuk perabotan dan perlengkapan rumah lainnya bisa dikatakan menengah ke atas,” terang Haris, Sabtu (22/2/2020).

Haris mengatakan, bangunan rumah Ngatmini tergolong mewah, besar dan berlantai keramik. Keterangan warga sekitar yang diperoleh Satpol PP, nenek Ngatmini memiliki empat rumah di lokasi yang sama.

“Ada empat rumah ukuran besar, tapi mengakunya rumah keponakannya,” ungkap Haris.

Informasi yang didapat Haris, nenek kelahiran tahun 1940 itu termasuk warga terkaya di Desanya. Kekayaan yang didapat Ngatmini ini, diduga hasil dari mengemis.

Ngatmini (80) pengemis asal Desa Wonoayu, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri dipulangkan ke rumahnya setelah pada Jum’at (21/2/2020) malam terjaring razia petugas Satpol PP di sekitar Masjid Baitul Mukminin, Alun-Alun Jombang bersama sejumlah pengemis lainnya .

Menurut Haris, Ngatmini termasuk wajah lama. “Nantinya jika tertangkap lagi, akan kami kirim ke panti,” pungkasnya.

 

INSTAGRAM

Berita Terkait