Nasib Alat Kesenian Sandur Manduro, Disdikbud Jombang Larang Dijual

Tangkapan layar pesan WhatsApp berisi alat kesenian Sandur Manduro asli Desa Manduro Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, yang ditawarkan dijual.
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Kabar alat kesenian tradisional Sandur Manduro yang bakal dijual, akhirnya direspon Plt Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Anom Antonon.

Pihaknya meminta niatan menjual alat kesenian khas Desa Manduro, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang itu, diurungkan alias tidak perlu dijual. Sebab menurutnya, Sandur Manduro merupakan warisan budaya berupa benda dan salah satu kekayaan budaya Jombang.

Baca Juga

“Kami berharap dan mengingatkan agar benda tersebut untuk tidak dijual,” tuturnya pada KabarJombang.com, Senin (28/12/2020).

Ia mengaku telah mendengar kabar tersebut. Dijelaskannya, alasan Sandur Manduro akan dijual, karena di Desa Manduro terdapat dua kelompok kesenian, yakni milik Warito dan Sakim. Dari keduanya, kelompok Sakim yang disebut-sebut sudah tidak aktif. Karena tidak ada regenerasi.

“Benar, yang akan dijual ini milik Sakim, karena sudah lama tidak aktif dan tidak pentas. Selain itu, faktor regenerasi. Informasinya, dari keluarga Sakim, tidak ada yang memiliki bakat seni untuk mewarisi seni Sandur Manduro,” kata Anom.

Anom juga mengaku belum mengetahui secara langsung alat kesenian Sandur Manduro milik Sakim. “Dari informasi yang saya terima, dari salah satu seniman Sandur Manduro, terdapat beberapa topeng, kuda, terompet, kethuk, kempul dan kendang. Sedangkan kostumya tidak ada,” lanjut Anom.

Dia menyadari tidak hanya mencegah agar alat kesenian itu tidak dijual. Pihaknya juga mengaku akan tetap melakukan upaya penyelamatan dan revitalisasi kesenian tradisional tersebut.

“Upaya Pemerintah untuk menyelamatkan seni sandur adalah memberikan ruang berupa fasilitasi kepada kelompok sandur untuk tampil pada even tertentu, serta revitalisasi kesenian sandur yang nantinya akan masuk sekolah di tahun 2021,” pungkasnya.

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait