Tradisi Perayaan Hari Raya Idul Fitri di Kabupaten Jombang

Ilustrasi kue lebaran
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Lebaran bagi umat muslim merupakan salah satu momen yang paling penting. Sehingga banyak tradisi yang harus terjaga dan lestari secara turun-temurun.

Tradisi turun-temurun itu identik dengan aktivitas yang menyenangkan. Tak heran setiap tahunnya perayaan lebaran selalu disambut masyarakat.

Baca Juga

ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri PUPR
ucapan idul fitri Bappeda Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
iklan bank jombang kredit
ucapan idul fitri BPKAD jombang
ucapan idul fitri BKDPP jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
ucapan idul fitri Disdik jombang
ucapan idul fitri dishub jombang
ucapan idul fitri PKB
ucapan idul fitri kemenag jombang
ucapan idul fitri satpol pp jombang

Di Kabupaten Jombang, banyak kegiatan yang digelar sejak sepekan atau jelang Lebaran. Suasananya sudah dipastikan tampak berbeda dengan hari biasanya.

Walaupun saat ini masih dalam pandemi covid-19 banyak hal yang dirindukan atau diinginkan masyarakat. Berikut tradisi Hari Raya Idul Fitri yang melekat di Kota Santri.

1. Mudik Lebaran

Menjelang lebaran, mudik merupakan agenda wajib terutama bagi umat muslim yang tinggal jauh di luar kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga.

2. Pakaian Baru

Pakaian baru untuk digunakan ketika Hari Raya Idul Fitri menjadi hal utama bagi sebagian banyak orang. Tradisi demikian berkembang di kalangan masyarakat luas, sehingga hari raya lebaran identik dengan baju baru. Padahal sebenarnya tak harus memakai baju baru juga tidak apa.

Oleh sebab itu, tak heran bila pusat-pusat perbelanjaan, menjadi padat pengunjung mulai dua minggu sebelum hari lebaran tiba.

3. Kue Lebaran

Kue lebaran menjadi pusat perhatian kebanyakan orang ketika bertamu atau bersilaturahmi. Sebab ada aneka macam kue kering disajiakan di tiap rumah untuk jamuan.

Ada Nastar, kastangle, bolu, kue cokelat, hingga aneka macam kerupuk dan makanan khas lainnya. Tak heran sebelum lebaran masyarakat banyak yang membuat kue atau membeli kue.

4. Halal Bi Halal dan Sungkeman

Di hari kemenangan, setelah berpuasa selama satu bulan penuh. Momen silahturahmi dan sungkem kepada orang tua ataupun kerabat tak akan terlewatkan.

Biasanya tradisi sungkeman, dilakukan anggota keluarga yang berusia lebih muda kepada anggota yang lebih tua untuk memohon maaf dengan cara mencium tangan.

5. Takbiran

Takbiran merupakan acara yang dilakukan untuk menyemarakkan perayaan lebaran. Tadisi mengumandangkan takbir pada malam sebelum hari raya Idul Fitri alias takbiran biasanya di lakukan di masjid-masjid maupun arak-arakan keliling kampung dengan membawa bedug.

6. Ziarah

Kegiatan yang satu ini tak akan terlewatkan di Hari Raya Idul Fitri. Kebanyakan masyarakat berbondong-bondong menuju ke pemakaman umum untuk berziarah.

Biasanya dilakukan oleh keluarga yang sudah Kehilangan anggota keluarga terdekat mereka.

7. THR dan Bagi-bagi ke Anak-anak

Hal yang paling dinantikan saat lebaran tiba yakni tradisi THR. Tradisi ini dilakukan para orang tua atau orang yang sudah berpenghasilan sendiri untuk dibagikan kepada anak-anak.

Umumnya nominalnya akan menyesuaikan anak dengan usia yang lebih tua maka akan mendapat bagian yang lebih besar.

8. Opor dan Ketupat

Ada yang kurang kalau Lebaran tanpa Ketupat dan opor ayam. Sebab makanan khas Lebaran ini, hampir selalu ada minimal satu menu dari ketupat atau opor ayam ditemui di setiap rumah yang merayakan lebaran.

9. Rekreasi

Menghabiskan waktu bersama keluarga ketika lebaran banyak digunakan untuk berlibur atau berwisata. Tradisi ini membuat tempat-tempat wisata penuh dikunjungi banyak orang.

10. Petasan

Meski jauh-jauh hari sudah ada himbauan, larangan bahkan ada razia, petasan tetap muncul di sana sini. Setiap Lebaran tiba, pasti banyak orang berjualan kembang api dan petasan.

 

Berita Terkait