Kisah Singgih Purwo, Warga Jombang dan Koleksi Sepeda Kuno Buatan Jepang

Singgih Purwo dan koleksi sepea onthel kuno buatan Jepang. KabarJombang.com/Diana Kusuma/
Singgih Purwo dan koleksi sepea onthel kuno buatan Jepang. KabarJombang.com/Diana Kusuma/
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Sepeda onthel kuno buatan Jepang saat ini lebih sulit dijumpai ketimbang buatan negara Eropa. Kondisi ini ditengarai karena dahulu sepeda onthel Jepang kalah di pasaran.

Namun, kondisi ini justru menjadi daya tarik sendiri bagi Singgih Purwo, warga perumahan Griya Jombang Indah, Kabupaten Jombang untuk mengoleksi sepeda onthel buatan Jepang.

Baca Juga

Salah satu koleksi sepeda onthel kuno buatan Jepang milik pria berusia 30 tahun ini, yakni Dekie seri Ether buatan tahun 1970-an atau yang lebih dikenal sebagai sepeda robot.

“Saya dapat sepeda buatan Jepang, Deki seri Ether ini sejak tahun 2018. Orang Indonesia lebih mengenal sepeda robot, dengan harga di pasaran marketplace Indonesia Rp 2 juta hingga Rp 9 juta tergantung kondisi kelengkapan barang,” ungkap Singgih, kepada KabarJombang.com, Sabtu (27/3/2021).

Sepeda onthel Deki seri Ether ini menurutnya, memiliki banyak hal yang unik. Seperti pernak-pernik lampu belakang seperti mata robot kalau menyala.

“Sepeda ini ngetren di Jepang tahun 70-an dan masuk ke Indonesia tahun 80-an awal,” ceritanya.

Sepeda kuno buatan Jepang koleksi Singgih Purwo. KabarJombang.com/Diana Kusuma/
Sepeda kuno buatan Jepang koleksi Singgih Purwo. KabarJombang.com/Diana Kusuma/

Singgih mengambarkan kecanggihan teknologi dimasa sepeda tersebut meskipun di era tahun 1970 yang saat ini tidak lagi banyak dijumpai.

“Bedanya dengan sepeda lain adalah shifter atau operan giginya di tengah model tongkat dan memiliki spido jarum layaknya seperti motor itu kan jadi daya tarik sendiri, sekarang kebayang sekali di tahun 70-an sebuah sepeda sudah memiliki tekhnologi yang canggih di sepeda buatan Jepang ini, dengan model yang vintage membuat bingung anak jaman sekarang,” ungkapnya.

Selain menjadikan barang vintage sebagai hobi, Singgih juga menjadikan hal tersebut sebagai investasi jangka panjang dengan kegiatan yang ditekuninya hingga sekarang.

“Barang-barang vintage merupakan barang lebih ke nostalgia dan jarang orang yang punya dan menjadi barang investasi jangka panjang, semakin tua semakin langka, barang semakin mahal kalau di jual,” tandas dia.

Saat ini Singgih memiliki berbagai koleksi barang-barang kuno selain sepeda onthel buatan Jepang. Juga ada perabot rumah, motor jadul ada sekitar 7 unit, dan sepeda onthel kuno sebanyak 5 buah. Barang kuno tersebut dikoleksi Singgih sejak tahun 2011 lalu.

INSTAGRAM

Berita Terkait