Sejumlah Kades Keluhkan DD Tak Kunjung Cair, Masih Ngendon di Bank Jatim Jombang

Kantor Bank Jatim Cabang Jombang di Jalan KH Wahid Hasyim.
  • Whatsapp

PETERONGAN, KabarJombang.com – Sejumlah Kepala Desa (Kades) di Jombang, mengeluhkan Dana Desa (DD) tahun 2020 tak kunjung cair. Dana untuk desa tersebut, masih ngendong di Bank Jatim.

Lebih lagi, biaya penanganan Covid-19 di tingkat desa, banyak dibebankan Pemerintah Desa (Pemdes) yang bersumber dari DD. Tak ayal, para Kades dibuat kelimpungan untuk menutupi cost atau biaya penanganan virus mematikan ini.

Baca Juga

Ini seperti diungkap salah satu Kades di Kecamatan Peterongan yang enggan namanya dicantumkan. Dia mengatakan, sudah mengajukan untuk pencairan DD lebih dari 2 bulan. Namun, hingga saat ini tak kunjung cair.

“Sudah sering kami tayakan ke pihak Kecamatan. Tapi jawabannya disuruh bersabar. Dan hingga kini belum juga cair,” ujarnya ke KabarJombang.com.

Dia mengaku, pengajuan berkas persyaratan pencairan DD sudah lengkap. Jika belum cair lantaran ada yang kurang, dirinya berharap untuk segera diberitahu. Meski begitu, dia tetap yakin jika pengajuannya tidak ada yang kurang alias sudah komplit.

Dia berharap agar DD tidak lama ngendon di Bank Jatim dan segera dicairkan. Mengingat, pihak Pemdes sedang membutuhkannya, apalagi dengan beban cost penanganan Covid-19. Dia juga mengaku khawatir, saldo rekening Pemdes akan berkurang, lantaran administrasi bank per bulan.

“Kalau di Bank Jatim tiap bulannya, saldonya berkurang atau kepotong. Disamping itu, jika dana tersebut cair, harus datang langsung ke kantor Bank Jatim Cabang Jombang. Kami harap, jangan terlalu lama ngendon di Bank Jatim,” katanya.

Hal senada juga dialami salah satu Kades di Kecamatan Mojoagung, yang ikut-ikutan namanya tidak mau dicantumkan. Dia mengaku harus bolak-balik ke kantor Kecamatan Mojoagung menanyakan kepastian pencairan DD. Namun, tidak ada tanggapan dari pihak Kecamatan setempat.

Dia berharap sama, agar pihak Bank Jatim atau Pemkab Jombang segera mencairkan DD. Mengingat dana tersebut sedang dibutuhkan untuk biaya penanganan Covid-19. Menurutnya, sebagian desa di Kecamatan Jombang Kota sudah ada yang cair.

“Kenapa desa se-Kecamatan Mojoagung belum ada yang cair, padahal berkas sudah lengkap,” tandasnya.

Terpisah, Kepala BPKAD Jombang, Muhammad Nasrulloh saat dikonfirmasi hal tersebut mengatakan, Dana Desa (DD) tahun 2020 yang menanggani KPPN Mojokerto, bukan BPKAD Jombang.

INSTAGRAM

Berita Terkait