Postingan Ada Hiburan di Mojokrapak Heboh, Perangkat Desa: ‘Itu Hanya Cek Sound’

Tenda yang yang belum dibereskan di lokasi, pasca adanya hiburan berdalih cek sound.
  • Whatsapp

TEMBELANG, KabarJombang.com – Jagad maya dihebohkan postingan adanya pertunjukan hiburan di Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Minggu (9/8/2020) malam, di saat masa pandemi Covid-19 belum dinyatakan berakhir.

Postingan akun ‘Boy Sastro Abi Lowo’ di salah satu grup Facebook tersebut, tampak berjajar lapak penjual di pinggir jalan. “Mojokrapak macet looorr ambil jalan lain yg mau arah ploso,, Ada orkes gone pak RIFA’I,, looss loorr,” tulis akun di atas foto yang diunggah.

Baca Juga

Hanya saja, seorang warga yang tidak berkenan menyebut namanya mengatakan, kegiatan ini hanya cek sound. Karena masa pandemi, sound system tidak bisa dipakai lantaran adanya larangan hajatan.

“Itu hanyalah cek sound saja karena semasa pandemi sound tidak dipakai. Takut rusak, kami uji coba,” tandasnya, saat ditemui KabarJombang.com di rumahnya, Senin (10/8/2020).

Ia juga mengatakan, sekitar pukul 22.00 WIB pihak kepolisian datang dan keramaian tersebut dibubarkan.

Terpisah, seroang perangkat desa Mojokrapak yang hanya mau namanya diinisial DS (40) membenarkan adanya kegaitan Minggu malam tersebut. Hanya saja, pihaknya mengetahui dari kabar yang beradar. Pasalnya, kata DS, tiap kegiatan yang digelar di lokasi tersebut kerapkali tanpa izin pemerintah desa (Pemdes).

“Awalnya Pemdes tidak mengetahui, tarena ada izin. Kegiatan di lokasi tersebut tidak pernah izin ke Pemdes,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/8/2020).

Tahu ada kegiatan, DS mengaku mengkonfirmasi pihak penyelenggara. Dan didapat informasi, kegiatan itu bukan untuk umum, namun sekedar cek sound saja.

“Kami langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, juga Polsek Tembelang. Jadi tepat jam 22.00 WIB, karena sudah terlalu ramai dan banyak yang minum-minuman keras, sehingga dibubarkan dengan paksa oleh pihak kepolisian,” tandasnya kepada kami.

Disinggung soal masyarakat yang datang dan berjualan di pinggir jalan, “Ya karena lokasinya di pinggir jalan, mungkin masyarakat beranggapan akan ada hiburan. Sekali lagi, hanya cek sound semata saja. Dan kami pun juga kaget bisa segitu ramai,” imbuhnya.

Hingga Senin (10/8/2020) siang, pantauan di lokasi, masih terdapat beberapa tenda yang belum dibereskan.

INSTAGRAM

[iscwp-slider username="kabarjombangdotcom" dots="false" limit="5" popup="true" popup_gallery="false" show_likes_count="false" instagram_link_text="Ikuti Instagram"]

Berita Terkait