Peletakan Batu Pertama, Revitalisasi Alun-alun Jombang Dimulai

Alun-alun Jombang, Pemkab Jombang, Berita Jombang
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab saat meletakan batu pertama proyek revitalisasi Alun-alun Jombang.KabarJombang.com/Diana/
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Proyek revitalisasi Alun-alun Jombang resmi dimulai. Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp 8 miliar ini akan mempercantik sisi selatan icon Kota Santri ini, Jumat (10/9/2021).

Hadir dalam peletakan batu pertama proyek tersebut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang, Miftahul Ulum . Ia mengatakan bahwa revitalisasi tersebut dikerjakan selama 90 hari kerja dan selesai pada awal bulan Desember 2021.

Baca Juga

“Setelah pernjanjian kerja di tanda tangani hingga terbit (surat perintah mulai kerja) SPMK dan InsyaAllah pagi hari ini diawali peletakan batu pertama dan pengerjaan selama 90 hari ke depan. InsyaAllah kalau tidak ada keterlambatan akan diserah terimakan 10 Desember 2021,” kata Ulum dalam paparannya, Jumat (10/9/2021).

Terkait konsep revitalisasi Alun-alun Jombang, Ulum mengungkapkan jika basisnya adalah pembentukan karakter anak dan ramah anak. Hal ini sesuai visi misi Pemkab Jombang di bawah kepemimpinan Bupati Hj Mundjidah Wahab.

“Konsepnya Alun-alun Jombang ramah anak perwujudan visi misi Pemkab Jombang yang berkarakter dengan membentuk karakter anak dengan fasilitas bermanin dan arena bermain dengan standar Internasional dengan prioritas safety dan jaminanan asuransi,” terangnya.

Sementara itu Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab mengungkapkan jika rencana pembangunan Alun-alun Jombang serta proyek Wahid Hasyim harus terlaksana di tahun 2021. Itu setelah sebelumnya tertunda pada tahun 2020 karena anggaran digunakan untuk penanganan Covid-19.

“Dengan demikian kami mendukung revitalisasi Alun-alun Jombang diawali membangun dan memperindah Alun-alun sebagai wajah kota, menjadi indah dan memberikan kenyamanan untuk masyarakat, tidak hanya untuk leyeh-leyeh tapi juga ada sarana edukasi untuk masyarakat,” ungkapnya.

Terkait tambahan dana yang dibutuhkan untuk melanjutkan proyek revitalisasi Alun-alun Jombang dibagian lain karena nilai pagu yang terbatas hanya untuk seperempat Alun-alun, Pemkab Jombang sedang berupaya mengajukan dana BK ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Mengingat ketersediaan pagu tidak mungkin menyelesaikan semua bagian revitalisasi Alunalun, atas keputusan Pemkab Jombang untuk penyelesaiannya kami usulkan bantuan dari Provinsi, mudah-mudahan bantun BK Provinsi segera diloloskan oleh Gubernur Jatim,” tukas Bupati Mundjidah.(*)

Iklan Bank Jombang 2024

Berita Terkait