Piawai Catur dan Musik, Jebolan SLBN Jombang ini Lolos PTN Ternama di Jatim

Rizal Kurniawan (17) alumni siswa SLBN Jombang dan Maba di salah satu PTN Surabaya, Jatim, bersama Bu Mimik (60) (sebelah kiri). Saat ditemui di kediamannya, Kamis (10/9/2020). (Foto: Anggraini Dwi S)
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Keterbatan fisik, tak membuat Rizal Kurniawan, seorang lulusan SLBN Jombang 2020 ini untuk tetap menoreh prestasi sejak 2018. Pemuda memiliki permasalahan pada penglihatan atau tunanetra ini, bahkan bisa lolos di salah satu PTN ternama di Jawa Timur, untuk jalur reguler.

Pemuda berusia 17 tahun yang akrab disapa Rizal ini, berasal dari Kota Malang. Namun sejak kelas 5 SD atau tahun 2013, ia pindah ke Jombang dan tinggal bersama Bu Mimik hingga saat ini. Bu Mimik adalah gurunya di SLBN Jombang.

Baca Juga

Kepindahannya ke Jombang, lantaran Rizal harus bolak-balik Jombang – Malang sendirian. Dalam perjalanan bolak-balik itu, awalnya Rizal mengunakan jasa travel. Hingga kemudian, ia bisa menentukan sendiri naik bus atau kereta.

Rupanya, Rizal bukan saja mampu di bidang ilmu pengetahuan. Ia juga piawai memainkan catur. Bahkan, Rizal mampu menang di perlombaan catur tingkat Kabupaten yang digelar di Surabaya, Provinsi Jatim yang diselenggarakan di Malang.

Padahal, ia mengaku catur bukanlah merupakan hobinya. Ia hanya sekedar bermain catur saat ada acara saja. “Dulu hanya ingin saja, kalau sudah bisa ya sudah,” ucap Rizal ketika ditemui di kediamannya, Jalan Basukir Rahmat, Kamis (10/9/2020).

Sebab itu, Rizal mengaku kaget dan tidak menyangka bisa menang lomba catur di dua tingkatan tersebut. Dan menurutnya, hal tersebut menjadi pengalaman pertamanya.

“Waktu saya dinyatakan lolos lomba catur tingkat Kabupaten, karena di sekolah tidak ada yang maju. Otomatis saya yang lolos ke tingkat Provinsi. Namun, waktu itu terkendala sudah lama tidak main catur dan minimnya latihan. Ya mulai dari nol lagi dan hasilnya kurang maksimal,” ujarnya.

Kalau catur pada tahun 2018 itu, ia juga sempat dicarikan teman atau lawan oleh gurunya. Selain itu, mencari teman-teman tunanetra lain untuk berlatih dan bermain catur bersama. “Yang menjadi kendala waktu itu karena kurangnya intensitas latihannya saja,” ujar Rizal.

Tak hanya catur yang bisa ditaklukannya. Rizal yang mengatakan lebih tertarik pada sepakbola dan renang untuk bidang olahraga ini, juga piawai bermain musik khususnya keyboard dan menyanyi.

Soal jenjang pendidikannya, yang diterima di sebuah perguruan tinggi negeri (PTN) ternama di Surabaya, Jawa Timur ini, ia memilih jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Saat mendaftar, katanya, ia memilih jurusan Sosiologi, dan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

“Ternyata diterimanya di jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Dan saya memang lebih suka di bidang bahasa,” paparnya.

Memiki kemampuan hingga berprestasi, Rizal mengatakan, akan terus belajar dan mengasah potensinya di bidang-bidang tertentu.

“Kalau saya sih punya prinsip, semangat dulu saja. Kemudian yakni pasti bisa. Jadi menutupi keterbatasan dengan kelebihan yang dimiliki. Ini juga berlaku bagi siapa saja lho. Lebih-lebih generasi milenial,” pungkasnya berpesan.

INSTAGRAM

Berita Terkait