PPKM Mikro Diperpanjang, Sekolah Tatap Muka di Jombang Tetap Berjalan, Ini Alasannya

Bupati Jombang Mundjidah Wahab. KabarJombang.com/Anggraini Dwi/
Bupati Jombang Mundjidah Wahab. KabarJombang.com/Anggraini Dwi/
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com – Pemerintah Kabupaten Jombang tetap akan menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) Selasa, 6 April 2021. Meski rencana pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat tingkat desa dan kelurahan (PPKM Mikro) akan kembali diperpanjang.

“Ya, meski PPKM Mikro di Kabupaten Jombang rencananya akan diperpanjang. PTM tetap bisa dilaksanakan, soalnya zona kita sudah kuning,” kata Bupati Jombang Mundjidah Wahab kepada KabarJombang.com, Senin (5/4/2021).

Baca Juga

Bupati mengatakan jika persiapan sekolah tatap muka besok hari Selasa, 6 April 2021 sudah bisa dilaksanakan. Dengan jumlah 80 persen sekolah di Kabupaten Jombang sudah siap melaksanakan PTM, sedangkan 20 persen masih belum.

Ucapan KFM
iklan podcat Jombang
iklan Ramadhan bkad Jombang
iklan Ramadhan disdik Jombang
iklan Ramadhan Pupr Jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
iklan Ramadhan Satpol PP Jombang
iklan bank jombang kredit
iklan bank jombang nabung
iklan bank jombang

“Jadi, untuk guru-gurunya harus sudah ikut vaksin semua. Ada 80 persen yang sudah siap melaksanakan PTM dan untuk pelaksanaannya besok kita akan tinjau ke lokasi. Karena besok ini kita sebar tim untuk memantau pelaksanaannya PTM ini,” ungkap Mundjidah.

Selain itu, terkait diperpanjang atau tidaknya PPKM Mikro di Kabupaten Jombang pihaknya belum mengetahui secara pasti.

“Kita belum tau, tergantung dari pusat. Jadi, sampai hari ini belum ada pemberitahuan secara resmi. Dan hari ini kan memang terakhir kita melaksanakan PPKM Mikro, jika tidak ada ya berarti sudah selesai. Tapi kita tetap meningkatkan dan melaksanakan prokes. Dan PTM besok sudah bisa kita mulai,” tutur dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang, Agus Purnomo menambahkan jika 80 persen satuan pendidikan di Kabupaten Jombang sudah siap melaksanakan PTM. Sedangkan untuk 20 persen belum siap, karena para PTK belum melaksanakan vaksinasi dosis kedua.

“Yang 20 persen itu sebenarnya dari sisi kesiapan sudah siap tetapi para PTK belum melaksanakan vaksin dosis kedua. Kecuali SD-SD kecil, dana BOSnya kecil, kalau jumlah siswanya juga kecil dibawah 30 otomatis dari sisi sarana prasarananya terbatas,” kata Agus.

Untuk alternatif bagi satuan pendidikan yang belum bisa melaksanakan PTM sejumlah 20 persen tersebut, pembelajarannya tetap dilaksanakan dengan menggunakan sistem daring.

“Walaupun toh misalnya saat ini sudah ada PTM, mana kala orangtuanya masih belum menyetujui. Maka kita harus tetap melayani, menggunakan daring,” ujarnya.

Terakhir, Agus mengungkapkan meski PPKM Mikro di Kabupaten Jombang nanti diperpanjang, PTM tetap bisa dilaksanakan. Mengingat zona Jombang saat ini kuning.

INSTAGRAM

Berita Terkait