Masuk Sekolah 20 Mei, Cabdisdik: Guru atau Pegawai ASN Mudik Swab Antigen

Pembelajaran tatap muka di Kabupaten Jombang, Selasa (6/4/2021). KabarJombang.com/Anggraini Dwi/
KBM tatap muka. (Dokumen KJ).
  • Whatsapp

JOMBANG, KabarJombang.com- Usai libur Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, sekolah jenjang SMK/SMA di Kabupaten Jombang serentak masuk tanggal 20 Mei 2021. Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wilayah Jombang, mengimbau agar guru atau pegawai ASN yang mudik swab antigen.

“Masuk sekolah untuk jenjang SMK/SMA baik negeri maupun swasta di Jombang akan dimulai tanggal 20 Mei. Dan untuk swab antigen ini sifatnya himbauan bagi guru atau pegawai ASN yang keluar dari daerah Jombang dan kembali ke Jombang agar tes antigen,” kata Kepala Cabdisdik, Trisilo Budi Prasetyo kepada KabarJombang.com, Selasa (18/5/2021).

Baca Juga

ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri PUPR
ucapan idul fitri Bappeda Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
iklan bank jombang kredit
ucapan idul fitri BPKAD jombang
ucapan idul fitri BKDPP jombang
iklan Ramadhan Bappeda Jombang
ucapan idul fitri Disdik jombang
ucapan idul fitri dishub jombang
ucapan idul fitri PKB
ucapan idul fitri kemenag jombang
ucapan idul fitri satpol pp jombang

Trisilo juga mengatakan, hal tersebut sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur, jika guru dan pegawai ASN di larang mudik. Karena setiap guru dan ASN harus absen melalui aplikasi dari Cabang Dinas Pendidikan.

“Apabila ke luar daerah harus ada surat penugasan dari atasan langsung (bukan mudik tetapi keperluan dinas),” ungkapnya.

Agar KBM nanti bisa dilaksanakan dengan lancer, maka pelaksanaannya harus sesuai protokol kesehatan. Dimana sekolah wajib punya Juknis pembelajaran era pandemi Covid-19 dan aturan kesehatan Covid-19.

“Aturan tersebut seperti aturan siswa berangkat ke sekolah, aturan siswa di sekolah, sekolah harus ada Tim Gugus Covid-19 dengan pemberdayaan UKS dan OSIS, siswa pulang ke sekolah, guru mengajar sesuai protokol kesehatan, tata cara tempat atau bangku di kelas. Dan semua aturan tersebut tertuang dalam juknis di era pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.

Berita Terkait