Foto: Tangkapan layar rekaman CCTV aksi pencurian kompresor di Dusun Kapas, Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Jombang. (Istimewa)
PETERONGAN, KabarJombang.com — Aksi pencurian menimpa sebuah usaha tambal ban di Dusun Kapas, Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Satu unit kompresor milik pemilik usaha dilaporkan raib pada Rabu (31/12/2025) siang, saat toko dalam kondisi tutup. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV milik warga sekitar.
Kompresor yang hilang diketahui milik Azkiatur Rohmah (20), warga setempat yang membuka usaha tambal ban sekaligus toko kecil di depan rumahnya. Ia baru menyadari kehilangan alat tersebut beberapa jam setelah kejadian.
“Peristiwanya diperkirakan terjadi sekitar pukul 12.00 WIB. Namun kami baru mengetahuinya sekitar pukul 14.00 WIB karena saat itu toko sedang tidak beroperasi,” ujar Azkiatur saat ditemui pada Sabtu (3/1/2026).
Perempuan yang akrab disapa Azka itu menuturkan, kecurigaan muncul ketika ada pelanggan yang hendak mengisi angin ban. Namun, kompresor yang biasanya diletakkan di depan toko sudah tidak berada di tempat.
“Biasanya kompresor ada di depan. Tapi saat ada warga mau mengisi angin, alatnya sudah tidak ada,” ungkapnya.
Azka kemudian memeriksa rekaman CCTV milik tetangganya yang mengarah langsung ke depan toko. Dari rekaman tersebut, terlihat seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian.
Dalam rekaman CCTV, pelaku tampak mengendarai sepeda motor matik. Ia mengenakan jaket biru, celana panjang hitam, serta helm berwarna gelap. Pelaku terlihat beberapa kali melintas di depan toko untuk memastikan kondisi aman.
“Awalnya pelaku melintas dari arah barat ke timur, lalu kembali lagi ke arah barat setelah memastikan toko dalam keadaan sepi,” jelas Azka.
Setelah situasi dirasa aman, pelaku memarkir sepeda motornya di depan toko, lalu mengangkat kompresor seorang diri sebelum kabur ke arah barat.
“Wajahnya memang tidak terlalu jelas, tapi nomor polisi motornya terlihat di rekaman CCTV,” tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, Azka mengaku mengalami kerugian sekitar Rp1,5 juta. Meski demikian, hingga kini ia belum berencana melaporkan peristiwa pencurian itu ke pihak kepolisian.
“Untuk sementara belum ada rencana melapor,” pungkasnya.
Leave a Comment