Upaya petugas pemadam ketika berusaha memadamkan api yang melahap Toko Kelontong di Diwek, Jombang. (Istimewa/KabarJombang)
DIWEK, KabarJombang.com – Bangunan toko kelontong di Dusun Gebong Malang, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, terbakar, Rabu (13/5/2026) dini hari. Kebakaran tersebut mengakibatkan bangunan toko mengalami kerusakan parah dengan kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 02.28 WIB saat warga melihat kepulan asap dan api dari dalam toko milik Sofiyulok (52). Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, namun api terus membesar sehingga sulit dipadamkan.
Salah seorang warga kemudian melaporkan ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) dan Pos Pemadam Kebakaran Kabupaten Jombang sekitar pukul 02.31 WIB.
Petugas Pos Damkar Jombang selanjutnya diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa satu unit fire pumper truck. Tim tiba dilokasi kejadian sekitar pukul 02.40 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman serta pembasahan.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, mengatakan petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga.
“Begitu menerima laporan, tim langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Saat petugas tiba, api sudah membesar sehingga proses pemadaman dilakukan secara maksimal agar tidak merembet ke bangunan lain,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam lebih hingga kondisi api benar-benar dapat dikendalikan. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada api kecil yang berpotensi menyela.
“Petugas melakukan pemadaman sekaligus pembasahan di area bangunan yang terbakar untuk memastikan tidak ada titik api yang bisa berpotensi menyala kembali,” ucapnya.
Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun bangunan toko berukuran sekitar 10×12 meter mengalami kerusakan cukup parah akibat kebakaran dengan total kerugian ratusan juta rupiah. Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam proses pemeriksaan.
“Kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp100 juta. Penyebab kebakaran masih dalam proses pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut,” imbuhnya.
Proses penanganan selesai sekitar pukul 04.00 WIB dan seluruh personel kembali ke markas setelah memastikan kondisi aman.
Dalam penanganan kebakaran, petugas melibatkan Pos Damkar Jombang, Pos Damkar Mojoagung, Pusdalops, Polsek Diwek, serta warga sekitar. Peralatan yang digunakan meliputi satu unit fire pumper truck dan dua unit supply truck beserta perlengkapan pendukung lainnya.
Syamsul Bahri mengimbau masyarakat agar lebih waspada kembali terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari saat aktivitas rumah tangga telah selesai.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan instalasi listrik maupun peralatan yang berpotensi memicu kebakaran dalam kondisi aman sebelum beristirahat, sehingga risiko kebakaran dapat diminimalkan,” pungkasnya.
Leave a Comment