Foto : Toko di Dusun Kopensari, Rejoagung, Ploso, Jombang terbakar diduga dipicu oleh uap bensin yang tersambar percikan listrik statis. (Istimewa)
PLOSO, KabarJombang.com – Sebuah toko berukuran 6×4 meter di Dusun Kopensari, RT 02/RW 04, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, ludes terbakar pada Kamis (26/2/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu percikan listrik saat pemilik toko menuangkan bensin ke dalam botol eceran di dalam ruangan.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Jombang, Syamsul Bahri, mengatakan bahwa, peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan laporan yang dihimpun petugas, pemilik toko, Edi, saat itu sedang menuangkan bensin dari jerigen ke botol untuk dijual secara eceran.
“Sekitar pukul 11.03 WIB, uap bensin yang menyebar di dalam ruangan diduga tersambar percikan listrik statis dari telepon genggam yang sedang digunakan dalam jarak dekat. Dua menit kemudian, uap bensin yang terkonsentrasi langsung tersambar dan memicu api yang dengan cepat merambat ke wadah bensin serta barang-barang mudah terbakar di dalam toko,” ungkapnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun kobaran api semakin membesar hingga akhirnya dilaporkan ke Call Center 112 pada pukul 11.12 WIB dan diteruskan ke Pos Damkar Ploso.
Petugas dari Pos Damkar Ploso menerima laporan pada pukul 11.15 WIB dan langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 11.18 WIB. Tim tiba di lokasi pukul 11.26 WIB dan segera melakukan pemadaman serta pendinginan.
Sekitar pukul 12.30 WIB, api berhasil dipadamkan dan situasi dinyatakan aman.
Menurutnya, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh uap bensin yang mudah terbakar dan tersambar percikan listrik statis.
“Bensin merupakan bahan yang sangat mudah menguap dan uapnya sangat mudah terbakar. Aktivitas menuang bensin di dalam ruangan tertutup, apalagi sambil menggunakan perangkat elektronik, sangat berisiko tinggi memicu kebakaran,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pengisian atau pemindahan bahan bakar di dalam ruangan tertutup serta menjauhkan dari sumber panas maupun perangkat elektronik.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Hindari penggunaan HP atau sumber listrik lainnya saat berada di dekat bahan bakar. Pastikan juga sirkulasi udara memadai jika beraktivitas dengan bahan mudah terbakar,” tambahnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bangunan toko beserta isinya dilaporkan terbakar.
Dalam penanganan kejadian ini, unsur yang terlibat antara lain Pos Damkar Jombang, Pos Damkar Ploso, Polsek Ploso, Koramil Ploso, PMI Jombang, PLN, serta warga setempat. Petugas mengerahkan dua unit fire pumper truck dan satu unit fire supply truck untuk proses pemadaman.
Leave a Comment