Kantor Travel PT Annisa Ahmada Travelindo ITS Grup yang berlokasi di Jl. KH. Wahid Hasyim, Jombang, Kec. Jombang, Kabupaten Jombang. (Istimewa)
JOMBANG, KabarJombang.com – Biaya tiket kepulangan jemaah umrah KBIHU Muslimat NU Jombang hingga kini belum dikembalikan oleh PT Annisa Ahmada Travelindo ITS Grup. KBIHU masih berupaya menagih pengembalian dana tersebut, sementara komunikasi dengan pihak travel disebut sulit dilakukan.
Divisi Umrah KBIHU Muslimat NU Jombang, Ema Umiyyatul Chusnah atau Ning Ema, mengatakan hingga saat ini belum ada pembayaran dari pihak travel. Upaya untuk mendapatkan kembali biaya tiket yang telah dikeluarkan jemaah maupun ditalangi pengurus masih dilakukan.
“Belum. Masih upaya ke travel,” ujar Ning Ema saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).
Ning Ema memastikan PT Annisa Ahmada belum membayarkan uang penggantian tiket kepulangan jemaah sama sekali. “Belum,” jawabnya.
Upaya penagihan tersebut kini menghadapi kendala karena pihak KBIHU disebut tidak lagi dapat menghubungi Annisa. Kondisi itu membuat belum ada kepastian mengenai waktu pengembalian dana maupun tenggat pembayaran kepada jemaah.
“Annisa hilang tidak bisa dihubungi,” ucap Ning Ema.
Sebelumnya, KBIHU Muslimat NU Jombang mencatat sebanyak 74 jemaah harus membeli tiket kepulangan secara mandiri. Jumlah tersebut terdiri atas 71 jemaah dari rombongan KBIHU Muslimat NU Jombang dan tiga jemaah di luar rombongan.
Selain itu, terdapat 11 jemaah yang tidak mampu membeli tiket secara mandiri sehingga biaya kepulangannya terlebih dahulu ditalangi menggunakan uang pribadi Ning Ema.
KBIHU sebelumnya meminta penggantian biaya tiket sebesar Rp7,2 juta per jemaah untuk tiket yang dibeli secara mandiri. Pengembalian juga diminta untuk uang pribadi Ning Ema yang digunakan membantu kepulangan 11 jemaah.
Di tengah belum adanya pembayaran tersebut, KBIHU juga sebelumnya meminta sertifikat aset sebagai jaminan atas komitmen pengembalian dana. Terkait permintaan tersebut, Ning Ema menyebut pihak PT Annisa Ahmada telah memberikan respons.
“Sudah,” ujar Ning Ema secara singkat.
Namun, ketika dimintai penjelasan lebih lanjut mengenai jenis sertifikat yang akan dijadikan jaminan, Ning Ema belum memberikan jawaban.
Hingga berita ini ditulis, upaya konfirmasi kepada PT Annisa Ahmada Travelindo ITS Grup terkait belum adanya pengembalian dana tiket dan respons mengenai jaminan sertifikat aset belum mendapatkan tanggapan.
Leave a Comment