Polisi menangkap seorang pria yang diduga menjajakan istrinya sendiri di media sosial. (Ilustrasi AI)
JOMBANG, KabarJombang.com – Perbuatan gelap seorang pria berinisial S (44) asal Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, yang diduga tega menjajakan istrinya sendiri di media sosial tak berujung bui. Kasus dugaan perdagangan orang berkedok prostitusi online yang terjadi pada awal Juli 2026 ini resmi bergulir di Pengadilan Negeri Jombang dengan agenda sidang tertutup.
Sebelumnya, aksi bejat S terendus aparat kepolisian usai diduga menawarkan sang istri lewat grup Facebook dengan banderol harga Rp 2 juta. Petugas yang bergerak cepat berhasil menyergap pelaku bersama korban di sebuah hotel wilayah Kecamatan Jombang saat transaksi maut tersebut berlangsung dengan pria hidung belang asal luar kota.
Kasi Pidum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang, Ganes Adi Kusuma, membenarkan pihaknya kini tengah mengawal proses penuntutan perkara tersebut setelah menerima pelimpahan dari Kejati Jawa Timur.
“Jadi untuk kasus itu yang menangani Polda Jatim, kemarin prapenuntutannya memang di Kejati dan akhirnya dilimpahkan ke Kejari Jombang untuk proses penuntutannya karena locus di Jombang,” terangnya, Rabu (14/10/2026).
Meski rangkaian persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi telah berjalan beberapa kali, Ganes menegaskan pihaknya belum dapat membeberkan materi maupun fakta-fakta yang terungkap di ruang sidang.
“Untuk sidangnya sudah berjalan, namun karena ini asusila, dan sidang tertutup, kami belum bisa membeberkan fakta persidangannya ya, yang jelas sudah berjalan sidangnya,” ucapnya.
Hal senada diungkapkan oleh seorang sumber berinisial Y. Ia membeberkan bahwa praktik terlarang ini terbongkar akibat ulah pelaku sendiri yang diduga terang-terangan menjajakan istrinya di jagat maya sebelum akhirnya digerebek polisi di hotel.
“Suaminya ini menjualnya via grup Facebook begitu, ditawarkanlah di sana,” ujarnya.
Y juga mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada awal Juli lalu di sebuah hotel di Jombang.
“Terjadilah transaksi dan perbuatan itu di hotel, pembelinya warga luar Jombang, sampai akhirnya dia digerebek polisi,” tuturnya.
Leave a Comment