Peristiwa

Sopir Diduga Mabuk, Truk Kontainer Seruduk Dua Lapak Es Teh di Sengon Jombang

JOMBANG, KabarJombang.com – Sebuah truk kontainer diduga dikemudikan dalam kondisi mabuk menabrak dua gerobak penjual es teh dan sebuah sepeda motor yang terparkir di Jalan Kapten Pierre Tendean, Desa Sengon, Kecamatan Jombang, Senin (3/8/2026) sore.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.10 WIB di dekat Kantor Balai Desa Sengon. Berdasarkan keterangan warga di lokasi, truk kontainer bernomor polisi L 9660 VV melaju dari arah utara menuju selatan meski ruas jalan tersebut bukan jalur yang diperbolehkan untuk kendaraan bertonase besar.

Salah seorang saksi mata, Retno (28), mengatakan truk itu tiba-tiba melaju tidak terkendali hingga keluar dari jalurnya.

“Awalnya truk kontainer itu datang dari arah utara ke selatan. Padahal jalan ini tidak boleh dilalui truk seperti itu,” ujar Retno.

Menurutnya, kendaraan yang dikemudikan Sentot (49), warga Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, pertama kali menyenggol gerobak milik ibunya. Setelah itu truk terus melaju dalam posisi miring dan menghantam gerobak es teh miliknya yang berada di sisi selatan hingga terseret beberapa meter dan akhirnya terbalik.

“Rombong ibu saya lebih dulu terkena, lalu truk terus berjalan miring dan menabrak rombong saya sampai terseret dan terbalik,” katanya.

Akibat insiden tersebut, sebuah sepeda motor Yamaha Mio bernomor polisi S 6163 OV yang diparkir di dekat lokasi juga ikut tertabrak dan mengalami kerusakan. Beruntung, sejumlah pembeli yang saat itu berada di sekitar gerobak berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

Retno mengungkapkan bahwa kerugian yang dialaminya tidak hanya pada gerobak yang rusak, tetapi juga peralatan usaha di dalamnya serta sepeda motor yang ikut terdampak.

“Tadi ada beberapa orang yang sedang membeli minuman. Syukurlah tidak ada yang tertabrak. Tetapi rombong saya rusak, peralatan di dalamnya juga rusak, begitu juga motornya,” ungkapnya.

Usai kejadian, warga sekitar langsung menghentikan laju truk tidak jauh dari lokasi tabrakan. Saat sopir diminta turun dari kendaraan, warga menduga yang bersangkutan berada di bawah pengaruh minuman keras karena berbicara tidak jelas dan bertingkah tidak wajar.

“Sopirnya seperti mabuk. Bicaranya ngelantur, bahkan sempat mengeluarkan dupa ketika diminta turun. Akhirnya diamankan dulu ke balai desa,” tutur Retno.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan pengemudi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sebotol minuman keras jenis arak oplosan di dalam kabin truk.

Selanjutnya, sopir beserta kendaraan kontainer diamankan ke Satlantas Polres Jombang untuk menjalani proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, sepeda motor milik korban juga turut dibawa sebagai barang bukti dalam penanganan kasus tersebut.

Leave a Comment
Share
Published by
Kevin Nizar